Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Urai Kemacetan, Pemkot Tangerang Kaji Rekayasa Lalin Jl KH Hasyim Ashari

TANGERANG – Pemkot Tangerang berencana melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jl KH Hasyim Ashari, yang menghubungkan Tangerang dengan Jakarta via Ciledug.

Untuk mengurai kemacetan itu, terutama di sekitar Perumahan Banjar Wijaya dan juga Taman Royal, pemkot berencana untuk membuat looping atau putaran di perumahan Taman Royal 1 dan 2.

“Ini dilakukan untuk menghindari crossing antar kendaraan yang melintas dari arah perempatan PLN maupun Cipondoh,” ujar Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Selasa (26/9).

Ia berharap dengan rekayasa arus ini, kemacetan yang mengular di sekitar simpang Banjar Wijaya bisa teratasi. Namun demikian, pihaknya saat ini masih mengkaji pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut.

“Nanti kita uji coba dulu dengan menggunakan barrier kayak yang di Ciledug-Puri Beta, kalau berhasil nanti kita bisa terapkan,” tuturnya.

Untuk memperlancar rencana rekayasa lalu lintas tersebut, Walikota Arief juga memerintahkan pihak Dinas PU untuk bisa memperlebar geometri jalan terutama di Perumahan Taman Royal 1 dan 2 yang akan dijadikan putaran.

“Nanti coba bikin surat ke Pengembang Taman Royal dan Banjar Wijaya, informasikan bahwa kita akan bikin rencana rekayasa lalu lintas seperti itu,” perintah Walikota kepada Kadis PU, Nana Trisyana.

Kepala Dinas Perhubungan Saeful Rohman menerangkan, rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan adalah pengendara yang dari arah Cipondoh menuju perempatan PLN memutar terlebih dahulu di Perumahan Taman Royal 2, sedangkan dari arah perempatan PLN yang mau ke arah Cipondoh dan Ciledug bisa memutar di Taman Royal 1.

Bagi pengendara yang menuju perumahan Banjar Wijaya dari arah perempatan PLN harus memutar ke Perumahan Taman Royal 1 kemudian lanjut ke Jl. Hasyim Ashari belok kanan muter balik di Taman Royal 2.

“Ini dilakukan untuk agar tidak ada pertemuan antara kendaraan yang dari arah PLN dan Cipondoh,” tukasnya.(MO)

Berita Lainnya
Leave a comment