Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Mahasiswa Diajarkan Cara Selamatkan Usaha dari Kebangkrutan

CILEDUG-Universitas Budi Luhur (UBL) kembali menggelar Seminar Japanese Seri 2017, di Auditorium Kampus UBL, Rabu (8/11/17).
Kegiatan yang digelar untuk ke tiga kalinya ini menghadirkan narasumber Mr. Motoharu Taki Regional Manager Indonesia Japan Airlines (JAL) yang membahas tema  seminar “Recovery from Bankruptcy, Toward 2020 Japan Airlines Co. Ltd”.
Seminar dibuka oleh sambutan Dr. Wendi Usino MSc. selaku Deputi Rektor Bidang Akademik Universitas Budi Luhur dan dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Budi  Luhur Cakti  Kasih Hanggoro MBA.
Seminar diikuti 200 mahasiswa yang antusias mendengarkan presentasi dari Mr. Motoharu Taki. Dalam kesempatan itu, Mr. Motoharu  menjelaskan bagaimana usaha JAL bangkit kembali walau pernah mengalami kebangkrutan.
“Pembenahan dimulai dari para karyawan JAL yang tidak bekerja sendiri sendiri tiap divisi , tetapi bekerja bersama sama untuk memajukan JAL,” ujar Mr. Motoharu dalam presentasinya.
Dalam pelayanannya, kata Motoharu, JAL action mengedepankan karakter dengan 5 kunci inisiatif antara lain  safety, networks dan product , divisional profitability management,  human resources dan Innovation .
Sementara Ketua Panitia Japanese Seminar Series 2017  Ririt Roeswidyah, mengaku sangat terinspirasi oleh semangat,  ketekunan dan kerja keras  managemen JAL untuk keluar dari ambang kebangkrutan yang menghantui perusahaan tersebut.
“Kami sangat menghargai bagaimana Mr. Taki selaku regional manager JAL mau sharing tentang value perusahaan, tradition, inovation dan Japanese heart. Demikian juga mengenai empat philosopy  yang diterapkan perusahaan berupa harmony, respect , purity, dan tranquility,” ujar Ririt Roeswidyah.
Japanese Seminar Series Universitas Budi Luhur rutin diadakan sejak 2015 sampai 2017. Ini berkat campur tangan Prof. Takadono Yoshihiro yang fasih berbahasa Indonesia yang menjadi penghubung antara perusahaan Jepang dengan UBL.
Mr. Takadono  mengundang  narasumber dari pimpinan perusahaan Jepang dan kedutaan Jepang di Indonesia untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa mahasiswa UBL. (putra/firda)
Berita Lainnya
Leave a comment