Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Ciptakan Daya Saing Menuju Kota Kreatif

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, terus melakukan sejumlah upaya dalam pengembangan pelaku usaha melalu berbagai pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan selama ini. Dengan pelatihan, harapannya akan mampu meningkatkan ilmu bagi pelaku UKM.

Apalagi Tangsel merupakan daerah jasa dan perdagangan yang berpotensi melahirkan pelaku usaha kecil dan menengah. Hal tersebut yang harus digarap agar banyak pengusaha kecil tumbuh dan bisa menghasilkan sesuatu yang mumpuni dan bagus.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Dahlia Nadeak menjelaskan pihaknya melakukan pelatihan hingga akhir tahun ini kepada para UKM. Misalnya saja pada Februari saja ada 100 pelaku UKM yang diberikan pelatihan standarisasi. Langkah ini untuk mendorong agar pelaku UKM juga bisa tertib adminstrasi dan dapat memfokuskan diri pada sejumlah pengembangan yang berkesinambungan. Bila ini bisa digarap tentu akan menghasilkan sesuatu yang bagus. Maka itu sejumlah kegiatan akan terus didorong agar dapat menghasilkan sesuatu yang hebat.

Dahlia menjelaskan, produk berbagai jenis usaha seperti kelompok kuliner, fashion, handicraft dan herbal. Ini potensi dan peluang yang dikembangkan dan memang cukup besar peluangnya. Selain itu juga diberikan izin PIRT dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Dilengkapi juga dari ijin Halalnya oleh Majelis Ulama Indonesia dan bila perlu HAKI untuk memperkuat hak patennya.

“Perizinan sangat penting bagi pelaku usaha. Mengapa karena dengan perizinan maka secara jelas produknya diakui, sudah dapat uji bahwa produknya memang layak untuk digunakan,” tuturnya.

Pihaknya juga akan mendorong dan memberikan fasilitas bagi UKM yang sudah memiliki produk segera daftarkan untuk mendapatkan izin menuju standarisasi. Tentunya jika produk-produk UKM Tangsel maju akan meningkatkan daya beli masyarakat

“Selain mendapatkan perizinan maka produk itu sudah mencapai standarisasi. Dengan standarisasi maka produknya bisa beredar baik ditingkat lokal, nasional hingga internasional,” tambahnya.

Guna menuju Daya Saing UKM Menuju Kota Tangsel Kreaatif maka tahapan yang dilakukan di antaranya adalah pelatihan, standarisasi, latihan pengolahan food, desain kemasan, workshop, PIRT, legalitas, aman pangan, promosi dan masa berlaku produk. “Itu semua yang kami lakukan untuk meningkatkan daya saing dan akhirnya kita Kota Tangsel menjadi kota kriya,” tuturnya.

Ia yakin bila ini bisa ditingkatkan akan membuat daya saing semakin baik dan berkembang. Hal ini tentunya akan semakin mendorong agar pelaku usaha bisa mengembangkan kreatifitasnya. Ini sangat baik, terutama dalam pengembangan sejumlah usaha.

Terutama yang sifatnya padat karya. Maka itu dengan sejumlah pelatihan dan berbagai kegiatan yang ada, harapannya akan meningkatkan produktifitas pelaku usaha kecil dan menengah.

“Saya mengharapkan, hal tersebut bisa dijadikan sebuah acuan untuk pengembangan sebuah produk yang baik,” katanya. (adv)

Berita Lainnya
Leave a comment