Presiden Liberia, Dibunuh, Dimutilasi, Dagingnya Dimakan Lawan Politik
Perebutan kekuasaan selalu menyisahkan pilu. Hampir terjadi di semua belahan bumi. Indonesia pun pernah mengalaminya pasca gerakan 30 September 1965. Kekuasaan bung Karno dilucuti setelah gerakan itu. Dibelahan Afrika ada kejadian mengerikan. Dilansir dari akun Instagram @mitosdunia, mengunggah kisah tragis Presiden Liberia yang ditangkap dan dimutilasi oleh lawan politiknya, Selasa (29/11/2017).
Sebelumnya, Presiden Liberia, Samuel K Doe yang tengah berkuasa lantas mengkudeta pemerintahan sebelumnya dan membunuh Presiden kala itu di Istana Kepresidenan.
Dengan merasa bangga dia melenggang menjadikan dirinya sebagai Presiden selanjutnya pada tahun 1985.
Bukan membuat keadaan semakin baik, Doe menjadi orang yang bertanggung jawab atas terjadinya perang saudara di Liberia.
Pada 9 September 1990, menjadi hari tragis untuk Doe.
Dia berhasil ditangkap oleh para pemberontak pimpinan Prince Johnson dan dibawa ke markasnya.
Di sana, Samuel Doe disiksa dengan kejam.
Telinga, jari tangan dan kakinya di potong oleh para pemberontak.
Sehari kemudian dia dimutilasi dan dagingnya dimakan oleh lawan politiknya tersebut.
Sumber: Tribunnews.com