Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Aksi Tolak Penggusuran Berlanjut, Kantor Walikota Dikepung

Tangerang — Korban penggusuran warga Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang kembali melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Pemkot Tangerang.

Pada aksi kali ini, mereka menuntut Pemkot segera memberikan ganti rugi terhadap warga yang sudah puluhan tahun tinggal di atas lahan Fasos Fasum yang diberikan oleh pengembang Palem Semi kepada Pemkot Tangerang. Aksi tersebut sempat ricuh antara pendemo dengan petugas Satpol PP. Bahkan terjadi aksi saling hantam antara pendemo dan petugas keamanan.

Beruntung kericuhan bisa diredam oleh petugas kepolisian. Pendemo yang berjumlah ratusan ini juga menghadirkan anak kecil, lansia, hingga para mahasiswa. Raut wajah letih,kelelahan, tampak membayangi mereka. Rasa takut membayangi warga karena bingung mau tinggal di mana pasca rumahnya dihancurkan oleh Satpol PP Aksi berhenti beberapa saat karena hujan mengguyur Kota Tangerang.

Mereka juga mendirikan tenda, tepat di depan kantor Puspem. Sekira pukul 15.30 WIB, pendemo berangsur membubarkan diri menggunakan angkutan kota yang sudah disiapkan. Dari berbagai informasi, mereka berencana akan tinggal di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang yang letaknya persis di depan kantor Walikota Tangerang.

“Warga sudah puluhan tahun tinggal di situ, jadi wajar mereka meminta haknya kepada pemerintah,” ujar Septian kordinator aksi kepada Wartawan, Senin (11/12).

Selain itu kata Septian warga berencana juga akan melaporkan Arief R Wismansyah Walikota Tangerang ke Bareskrim Polri. Untuk saat ini warga sendiri telah menyiapkan beberapa alat bukti untuk melengkapi berkas laporan. Ia pun meminta pemerintah kota mengambil langkah cepat. Jangan membiarkan hal ini berlarut-larut tanpa kepastian. Walikota terkesan apatis karena belum juga menemui warga yang kena kusur.

“Maka itu kita akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan Pemkot ke Bareskrim Mabes Polri,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam aksi kali ini warga juga membawa anaknya yang masih kecil untuk melakukan aksi protes di depan Gedung Pemkot Tangerang.

Sayangnya Walikota Tangerang Arief R Wismansyah tidak ada di tempat. Dari informasi yang dihimpun, sang walikota tengah berada di Jakarta karena menghadiri sebuah acara. (man/firda)

Berita Lainnya
Leave a comment