Untuk Kepentingan Umum

ABG Zaman Now, Mau Kawin Enggak Punya Duit, Eh Nekat Rampok Taksi

40

Sebanyak lima orang anak muda, terdiri tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan melakukan aksi perampokan terhadap sebuah taksi yang ditumpangi nya di wilayah Bintaro, Pondok Aren Tangsel, Jumat (12/1/2018) kemarin.

Kelima anak muda itu SA,17 tahun, IA ,15 tahun,dan N ,21 tahun serta dua orang perempuan RL , 12 tahun dan LA, 18 tahun. Mulanya sekitar 01.00 dinihari menyewa taksi dari Pondok Kopi Jakarta Timur menuju Tangsel. Sesampainya di Jombang, Ciputat kedua orang perempuan tersebut pun turun dan perjalanan taksi dilanjutkan bersama dengan tiga orang laki-laki lainnya sampai ke Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren.

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto dalam keterangannya mengatakan kelima anak muda tersebut melakukan modus pencurian taksi dengan berpura-pura menyewa taksi untuk kemudian menganiaya supir taksi secara bersama-sama.

” Para pelaku kemudian menganiaya korban menggunakan batu yang sudah dipersiapkan sebelumnya di jalan graha Bintaro,” terang Fadli.

Beruntung, saat para pelaku menganiaya supir taksi bernama Muhammad Syaiful, 37 tahun, melawan dan berhasil keluar dari kendaraannya tersebut. Dan dilihat oleh seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pondok Aren yang saat itu sedang Patroli di wilayah tersebut.

” Alhamdulillah saat itu ada Bhabinkamtibmas kami melintas,dan melihat pelaku menganiaya korban, Kemudian menggagalkan tindak pidana yang dilakukan 3 orang tersebut,” terangnya.

Anggota Bhabinkamtibmas bernama Brigadir Yamin tersebut pun kemudian kemudian berhasil mengamankan ketiga orang pelaku tersebut dan membawanya ke Polsek Pondok Aren untuk dilakukan penahanan. Korban sendiri, pun akhirnya selamat walaupun mengalami luka-luka akibat benturan keras yang dialaminya.

Sementara itu, salah seorang pelaku berinisial N, yang sempat diwawancarai dalam kesempatan yang sama mengatakan dirinya bersama kawannya yang lain baru pertama kali melakukan aksi pencurian tersebut. Dirinya mengaku nekat melakukan perbuatannya tersebut karena butuh biaya untuk pernikahan.

” Buat rujuk lagi, buat kawin lagi. Sebelumnya saya sudah nikah siri 1,5 tahun lalu cerai,” terangnya.

Kini para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (yy/firda)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...