Untuk Kepentingan Umum

Jangan Kesepian Nanti Kena Diabetes

12

Jangan sering menyendiri karena akan bikin kesepian. Nah, bila sudah terjangkit rasa sepi bisa bahaya soalnya bakal timbul penyakit. Soalnya kesepian kerap dihubungkan dengan depresi atau gangguan mental lainnya. Buktinya, baru-baru ini peneliti menemukan hubungan antara kesepian dengan pengembangan diabetes tipe 2.

Para peneliti menyebut jaringan teman yang lebih kecil bisa membuat kita rentang terhadap penyakit ini.

Jika diabetes tipe 1 merupakan penyakit auto-imun seumur hidup yang biasanya berkembang pada anak-anak, berbeda dengan diabetes tipe 2 yang merujuk pada perlawanan tubuh pada insulin yang dapat berkembang pada usia berapa saja.

Penyelidikan sebelumnya berusaha untuk mencari tahu hubungan antara struktur sosial dan diabetes tipe 2. Mereka mencari petunjuk mengenai faktor seperti stres dan dukungan emosional yang membantu kita memperbaiki gaya hidup.

Meski sekilas terlihat keduanya berhubungan, sayangnya, belum diketahui elemen sosial mana yang memainkan peran penting dalam hubungan tersebut.

Nah, pada penelitian terbaru ini, para peneliti dari Maastricht University Medical Center di Belanda memanfaatkan database individu dengan diabetes tipe 2 untuk menentukan secara pasti apakah fitur isolasi terkait pada kondisi ini.

Mereka menganalisis data dari 2.861 peserta berusia 40-75 tahun. Sepertiga peserta didiagnosis menderita diabetes tipe 2 baik sebelum maupun saat berpartisipasi pada penelitian ini.

Para peserta juga diminta untuk mengisi kuisioner untuk mengetahui kelompok sosial mereka. Dari kuisioner ini, para peneliti mendapatkan rincian tentang ukuran jaringan teman mereka, frekuensi kontak, dan seberapa jauh mereka tinggal.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Public Health ini menyebut, peserta yang memiliki jaring pertemanan lebih kecil terkait dengan diagnosis tipe 2 baik untuk pria dan wanita. Selain itu, kedekatan antara teman, keluarga, dan kenalan memberi perbedaan bagi wanita.

Wanita yang memiliki orang dekat untuk berkumpul ditemukan bahwa mereka tidak didiagnosis penyakit ini.

Kebalikannya, bagi pria hal tersebut tak berpengaruh. Pria yang hidup sendiri maupun memiliki teman serumah sama-sama cenderung menderita diabetes tipe 2.

“Temuan kami mendukung gagasan bahwa menyelesaikan isolasi sosial dapat membantu mencegah perkembangan diabetes tipe 2,” kata Stephanie Brinkhues, peneliti utama dikutip dari Science Alert.

Sayangnya, alasan hubungan ini belum diketahui. Tapi para peneliti menyakini bahwa dampaknya masih jelas.

“Kelompok berisiko tinggi dari diabetes tipe 2 harus memperluas jaringan mereka dan harus didorong untuk membuat teman baru dan juga menjadi anggota klub seperti organisasi sosial, klub olahraga, atau kelompok diskusi,” saran Miranda Schram, salah satu peneliti.

“Selain itu, ukuran jaringan sosial dan partisipasi kegiatan sosial akhirnya dapat digunakan sebagai indikator risiko diabetes,” imbuhnya.

Perawatan kesehatan adalah jalan dua arah, ini berarti semakin banyak kita membantu akan semakin baik. Jadi, jangan lupa kunjungi kerabat Anda Natal ini, jangan biarkan mereka kesepian. (kompas.com/firda)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...