Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Penadah Sepeda Motor Diringkus di Rumpin

Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Tangerang mengamankan tiga pria yang diduga menjadi pelaku pencurian dan pembeli sepeda motor hasil kejahatan, Rabu (7/2/2018).

Ketiga pria itu masing-masing ET alias Eces, NA alias Klep, dan BP alias Bejo. Ketiganya warga Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan laporan warga yang kehilangan sepeda motornya. Yakni Honda Beat saat berbelanja di Alfamart di Jalan Raya Serang, Desa Bitung Jaya, Cikupa, Selasa (12/12/2017).

Korban yang saat itu berbelanja di toko waralaba tersebut alangkah kagetnya saat mendapatkan sepeda motor miliknya hilang.

“Korban kemudian melapor, dan kami lakukan penyeledikan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Kamis (8/2/2018).

Penyelidikan itu membuahkan hasil, polisi mendapatkan informasi jika keberadaan motor tersebut berada di lokasi sekitar Rumpin, Bogor.

Tim Resmob yang dipimpin Iptu Kudratullah yang bergerak ke lokasi kemudian mengamankan BP alias Bejo di sebuah kontrakan di Kampung Cimanggu, Desa Cimanggu II, Cibungbulang, Bogor sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (7/2/2018).

Dari keterangan Bejo, motor tersebut dibelinya dari NH alias Klep sebesar Rp2.650.000. Polisi kemudian memburu NH dan berhasil mengamankannya di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipinang, Rumpin, Bogor sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari NH, petugas kembali mendapatkan informasi jika motor tersebut dibelinya dari tersangka ET alias Eces seharga Rp2,4 juta. Sekitar setengah jam kemudian, Eces pun berhasil ditangkap di Kampung Gunung Cane, Desa Cipinang, Rumpin, Bogor.

“Tersanga ET mengakui motor tersebut dicuri bersama RZ di Alfamart Cikupa,” jelasnya.

Ketiga tersangka berikut barang bukti kemudian digelandang ke Mapolresta Tangerang. Sementara RZ masih dalam pengejaran petugas.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal berbeda, NA alias Klep dan BP alias Bejo akan dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Sementara ET alias Eces dijerat Pasal 363 KUHP.

“Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara,” tukasnya. (rr/firda)

Berita Lainnya
Leave a comment