Untuk Kepentingan Umum

Wah, Ternyata Layanan Ini Ada di Pesawat

7

Maskapai dengan layanan penuh selalu menyiapkan makanan dan minuman selama penerbangan. Dalam penerbangan jarak panjang, makanan yang diberikan bahkan bisa lebih dari satu kali penyajian.

Namun jika diperhatikan, saat makan penumpang sangat jarang meminta porsi tambahan ke pramugari. Entah karena malu atau takut menyalahi aturan maskapai. Dilansir oleh situs Travel and Leisure, sebenarnya meminta tambah porsi makanan di maskapai tidak dilarang.

“Jika kostumer minta makanan tambahan, entah itu sekantung kue pretzel atau es krim, kami akan selalu mencoba mengakomodasi,” kata juru bicara dari maskapai Virgin Atlantic.

Dengan syarat, jika memang makanan yang diminta oleh penumpang tersebut masih tersedia atau kelebihan jumlah.
Serupa dengan Virgin Atlantic, maskapai British Airways juga mengatakan hal yang sama. “Akan diberikan jika memungkinkan,” kata perwakilan dari British Airways.

Pertanyaannya, berapa besar kemungkinan seorang penumpang diberi makanan tambahan?
Seorang penumpang yang sering bepergian dengan pesawat sekaligus penulis blog InflightFeed, Nik Loukas beberapa kali meminta porsi makanan tambahan.

“Aku tahu ini terdengar aneh minta makanan lagi di pesawat, tetapi kadang aku lapar dan porsi makanan di pesawat kecil. Jadi aku dengan sopan meminta ke pramugari, dan sampai saat ini aku tidak pernah dijawab ‘tidak’,” kata Loukas.

Juru bicara Virgin Atlantic bahkan berkata jika meminta makanan lebih, justru dapat mengurangi limbah makanan.
“Di akhir penerbangan, makanan yang disegel atau tidak dibuka bisa digunakan untuk penerbangan lain. Namun untuk produk makanan segar akan segera dibuang karena kami punya regulasi keamanan makanan,” kata juru bicara Virgin Atlantic.

Limbah makanan adalah penyumbang gas emisi rumah kaca ketiga terbesar di dunia. Jadi tidak perlu malu untuk meminta porsi makanan tambahan jika memang masih lapar selama penerbangan. (kpg/firda)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...