Untuk Kepentingan Umum

Asyiknya Baca di Komunitas RTM Sambil Nikmati Hembusan Angin Sungai Cisadane

18
Suasana sunyi dan tentram serta hembusan angin sepoi-sepoi menyertai beberapa anak-anak usia belia yang tengah asyik membaca. Pandangan mata mereka tertuju pada rangkaian huruf demi huruf yang tercetak diatas lembaran buku.
Ada juga beberapa anak yang cuma membuka lembaran demi lembaran buku itu hanya untuk melihat beragam foto dan gambar.
Suara senda gurau mereka sesekali terdengar bersamaan hilir mudik perahu nelayan di sungai Cisadane.
Demikian pemadangan aktivitas anak-anak di base camp Komunitas Remaja Tabur Mangrove(RTM) di Desa Tanjung Burung, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Di atas bangunan terbuat dari kayu dan bambu yang berlokasi di pinggir muara sungai Cisadane itu, anak-anak setempat bermain dan belajar.
Ruang tersebut hadir beberapa bulan yang lalu. Saat itu, kelompok remaja setempat beserta Kelompok Stacia Hijau, Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) berinisiatif  memanfaatkan lahan tersebut menjadi tempat bermain dan belajar.
Aktivitas membaca dan belajar telah ada di desa yang terletak di muara Cisadane itu semenjak berdirinya Taman Baca Inovator (TBI) Thomas Alfa Edison Tangerang. Gerakan literasi yang digawangi komunitas TBI Jakarta.
“Taman baca buka setiap hari, namun jika cuaca panas, anak-anak kami arahkan membaca di sini,” ungkap Ghofur.
Dituturkannya, kehadiran taman baca  sangat membantu meningkatkan minat baca anak-anak, terutama mengisi waktu senggang usai jam sekolah.
“Kami memfasilitasi anak-anak agar memanfaatkan waktu bermainnya untuk belajar, sehingga waktu mereka tidak terbuang sia-sia,” tambah Gofur.
Tak hanya membaca, komunitas yang juga aktif dalam upaya pelestarian lingkungan wilayah pesisir setempat itu, juga membekali anak-anak dengan beragam keterampilan tangan dan permainan, yaitu memanfaatkan barang-barang bekas menjadi produk yang bisa digunakan kembali.
“Misalnya membuat gantungan kunci, tempat pinsil, dan sebagainya. Juga bermain tepuk tepuk,  games bersama anak anak taman baca, agar mereka lebih semangat lagi,” imbuhnya.
Selain membaca di tempat, komunitas remaja ini juga mulai rutin menghelat kegiatan gelaran buku di kampung desa setempat setiap akhir pekan, yakni pada  hari Jumat sampai Minggu. Mereka berkeliling kampung untuk mengajak anak-anak gemar membaca atau di sebut pagelaran buku.
“Saat ini sudah di tiga kampung, kampung Cirumpak, Bebulak dan Beting,” kata Gofur lagi.
Mereka berharap, melalui serangkaian kegiatan tersebut, minat baca anak-anak terus meningkat sehingga terbangun budaya literasi sejak dini bagi anak-anak pesisir tersebut.
“Semoga inisiatif ini terus berkembang dan semakin banyak anak-anak yang familiar dengan buku,” tukasnya. (rr/firda)
Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...