Untuk Kepentingan Umum

Aplikasi Tangsel Belajar Diluncurkan

112

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan membuat aplikasi kursus online. Aplikasi yang diberi nama Tangsel Belajar itu merupakan inovasi baru dunia pendidikan bagi masyarakat Tangsel.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono menjelaskan, hadirnya aplikasi pembelajaran masyarakat itu bertujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

“Aplikasi kursus online ini berbasis audio visual, jadi pembelajaran bisa dengan listening ataupun kursus privat dengan fasilitas satu orang satu tutor, tapi untuk sementara, aplikasi ini baru bisa memberikan pembelajaran bahasa inggris,” jelas Taryono sambil menunjukan bilah layar gadget miliknya, Senin (19/03/2018) di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ciputat Tangsel.

Aplikasi pembelajaran yang dikelola Diskominfo Tangsel ini hanya dapat dipakai oleh masyarakat yang beridentitas Tangsel.

“Masyarakat bisa login memakai nomor KTP atau NIK yang terdapat di Kartu Keluarga, tapi nanti setelah login, pengguna akan di tes dulu dengan beberapa soal. Tujuannya untuk menempatkan pengguna pada level pembelajaran tertentu, ada tiga level, Beginner, Intermediate dan Advance,” tutur Taryono.

Meskipun belum dilaunching, aplikasi Tangsel Belajar sudah bisa didownload secara gratis oleh masyarakat Tangsel di Goole Play Store.

“Saat ini, baru ada dua tutor yang siap memberikan pelajaran. Untuk satu tutor bisa melayani 15 orang dengan dua jadwal per hari. Ke depan, akan terus kita tambah tenaga pengajarnya, dalam mengajar, tutor memakai bahasa inggris, karena tutornya natif,” tutupnya.

Saat ini, menurut Taryono, baru ada dua guru yang siap memberikan pelajaran, untuk satu guru, bisa melayani 15 orang dalam waktu satu jam, dan dengan jadwal yang disesuaikan oleh peserta.

“Jadi, bukan hanya anak-anak usia sekolah saja, tapi juga masyarakat Tangsel secara luas dapat belajar bahasa inggris dari jarak jauh melalui smartphone-nya.

Dengan adanya aplikasi Tangsel Belajar ini diharapkan bisa mendorong masyarakat agar bisa berbahasa Inggris. Diketahui, Indonesia merupakan urutan ke-32 di Asia dalam penggunaan bahasa Inggris.

Ia mengatakan, jika bahasa Inggris bisa dikuasai, tentunya bisa bersaing dengan masuknya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Nantinya, setelah mengunduh aplikasi Tangsel Belajar di Play Store dan memasukan NIK yang tertera di KTP, pengguna akan dipilihkan konten pemilihan jadwal serta tutorial untuk menggunakan aplikasi Tangsel Belajar.

 

“Dengan adanya aplikasi Tangsel Belajar ini diharapkan bisa mendorong masyarakat agar bisa berbahasa Inggris. Karena, mereka hanya membutuhkan gadgetnya untuk belajar langsung dengan pengajar secara online,” ujar Taryono. (adv)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...