Untuk Kepentingan Umum

PTSL di Pondok Bahar Diduga Dipungut Rp3 juta

41

Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah diduga bermasalah. Ini lantaran program tersebut diduga dikenakan biaya dengan nominal Rp2,5 juta sampai Rp3 juta. Padahal dalam ketentuannya program andalan Presiden Joko Widodo tersebut gratis atau tidak dipungut biaya.

Salah satu warga, Adul, mengaku sudah mendatangi kantor kelurahan Pondok Bahar, guna mengklarifikasi adanya pungutan biaya tersebut.

“Saya menanyakan besaran uang yang harus kami keluarkan itu diperuntukan untuk apa. Pak lurah tidak dapat menjelaskan secara detail kepada kami,” kata Adul kepada wartawan.

Ia mengaku, banyak warga yang kurang mampu tetap diminta membayar anggaran yang diminta oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Pondok Bahar tersebut.

“Katanya kalau tidak dibayar tidak akan diproses. Sepengatahuan kami dari media massa, kalau mengurus PTSL gratis karena sudah dianggarkan oleh Pemerintah pusat. Tapi kenyataanya warga yang ingin mengurus itu wajib bayar,” ungkapnya.

Ia mengancam akan mendemo kantor kelurahan kalau sampai tidak ada kejelasan biaya PTSL. Soalnya ketika pak lurah ditanya, ia tidak bisa menjawab. “Saya minta kejelasannya. Jangan sampai ini berlarut-larut dan menimbulkan informasi yang tidak benar,” imbuhnya.

Sebelumnya, ratusan warga kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, mendatangi Kantor Kelurahan Pondok Bahar. Mereka meminta kejelasan soal pungutan pengurusan PTSL sebesar Rp 2,5 sampai Rp 3 juta.

Bahkan Lurah Pondok Bahar Kurnain tidak dapat menjawab pertanyaan warga perihal biaya yang mencapai jutaan rupiah tersebut. (man/firda)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...