Untuk Kepentingan Umum

Persentase Kinerja ASN Tangsel Disebut Buruk

9
ilustrasi

Gaji dan tunjangan yang terus meningkat setiap tahunnya diterima belum seimbang dengan kualitas serta etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal itu menjadi catatan khusus untuk dilakukan evaluasi secara komprehensif.

Sekretaria Daerah Kota Tangsel, Muhamad mengakui, belum seluruh anak buahnya dapat bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya. Ia melihat hanya sebagian ASN saja melebihi beban kerjanya yang diemban olehnya.

“Masih banyak ASN yang tidak tanggungjawab terhadap pekerjaannya,” kata di Masjid Al-Itishom di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Serua, Kecamatan Ciputat, Selasa (22/5/2018).

Presentasi kinerja bagus di kalangan jajarannya, terangnya, hanya berkisar 50 persen. Kualitas, tanggungjawab serta mampu melaksanakan beban pekerjaan yang diberikan atasan dilihatnya menjadi indikator baik.

Muhamad menyatakan, ia melihat masih ada segelintir kalangan oknum ASN tidak punya sikap dan tanggungjawab sebagai aparatur pelayan masyarakat.

“Masih ada yang gayanya kayak LSM. Saya sudah meminta pimpinannya memberikan teguran-teguran,” terangnya.

Disinggung soal sanksi (punisment) yang diganjarkan dirinya terhadap oknum ASN yang tidak berkualitas. Muhamad menyatakan, anak buahnya yang melakoni pekerjaannya dengan baik tidak mendapatkan rekomendasi promosi jabatan.

“Sanksi sosialnya juga ada. Contohnya di kalangan ASN pegawai yang tidak baik dikucilkan,” tegasnya.(den)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...