Untuk Kepentingan Umum

Pemkot Bangun Perpustakaan Mini di Taman Tematik

74

Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang akan membangun  dua perpustakaan mini yang nantinya disediakan di taman-taman tematik di Kota Tangerang.

 Adanya perpustakaan mini ini juga untuk menambah fasilitas di ruang publik seperti taman-taman tematik. Sebelumnya pada 2017 juga sudah dibangun perpustakaan mini di area kantor DPAD Kota Tangerang. Selain di sejumlah taman tematik, perpustkaan mini juga pada tahun depan akan dibangun di terminal dan taman lagi, namun lokasinya belum ditetapkan.

“Nanti Rencananya akan disediakan di seluruh taman tematik. Dan saat ini sudah ada dua unit yang akan uji coba di letakan di taman Pisang dan taman Kunci,” tutur Kepala bidang pengembangan perpustakaan pada DPAD Kota Tangerang, Acep Suhardiman

Acep menegaskan bahwa keberadaan perpustakaan mini juga bertujuan untuk menumbuhkan budaya membaca masyarakat terutama pengunjung taman. Sehingga tak hanya rekreasi namun turut menambah wawasan dan pengetahuan.

“Intinya agar para pengunjung dapat menyempatkan baca buku saat di taman. Jadi jangan hanya main Gadget saja, tapi benar benar budaya baca sangat penting nilainya,” imbuh Asep.

Untuk bangunan mini perpustakaan sendiri, Asep menjelaskan kalau bangunan perpustakaan mini tersebut nantinya akan berukuran kotak sekitar 4×2,5 meter dan akan diisi berbagai buku mulai dari buku anak-anak, Novel dan lainnya. “Bukunya campur dan untuk semua kalangan, Jadi tidak semua buku ilmiah,” ucapnya.

Rencananya dua perpustakaan mini tersebut akan diluncurkan pada bulan Oktober mendatang. Pasalnya hingga saat ini masih menunggu pengadaan buku-buku pada anggaran belanja perubahan tahun 2018.

“Programnya dimulai tahun ini. Dan 2017 sudah ujicoba di kantor DPAD. Jadi kalau yang dua ini dinilai cukup perlu dan antusias masyarakat besar maka akan dibuat di seluruh taman,” tukasnya.

Acep juga menyinggung perpustakaan ini nantinya akan berkoneksi dengan internet. Dia mengakui perkembangan teknologi informasi telah mengubah perilaku dan gaya hidup masyarakat, termasuk kebiasaan dalam mengakses informasi.

Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber melalui internet sehingga tidak mengherankan bila tingkat kunjungan ke perpustakaan menurun.

“Pola pengelolaan perpustakaan harus juga memperhatikan kemajuan teknologi. Sebab, kondisi saat ini masyarakat lebih suka mengakses berbagai literatur melalui situs internet,” katanya.

Usaha untuk meningkatkan minat baca masyarakat, katanya, bisa dilakukan dengan melakukan jemput bola, seperti lewat perpustakaan keliling dan pembangunan perpustakaan mini di ruang publik.

Selain itu, menata ruangan perpustakaan yang tidak hanya dilengkapi dengan buku-buku yang informatif, tetapi dengan berbagai fasilitas penunjang lain yang bisa menarik orang untuk berkunjung ke perpustakaan.

“Kalau perlu kasih hadiah bagi mereka yang suka berkunjung ke perpustakaan,” ujarnya. (adv)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...