Untuk Kepentingan Umum

Wah, Masih Ada Warga Main Laser & Layang-layang di Bandara Soetta

5
Diskusi Keselamatan dan Keamanan penerbangan di bandara Soetta, Rabu (11/7/2018)

Faktor keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masih terkendala oleh perilaku masyarakat sekitar.

Seperti diungkapkan Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait, pihaknya masih mendapatkan warga yang bermain laser, layang-layang bahkan drone di sekitar bandara internasional itu.

Padahal, seperti diatur dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 2009, aktivitas itu dilarang karena membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Potensi yang paling bahaya itu penggunaan laser oleh masyarakat di sekitar Bandara Soetta,” ujar Yohanes saat menjadi natasumber diskusi di Hotel Golden Tulip, Jalan Sudirman, Kota Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Sinar laser, kata Yohanes, dapat mengganggu jarak pandang pilot ketika akan landing. Bahkan menurutnya, sinar laser gangguan yang paling vital bagi dunia penerbangan.

“Selain itu masih ada juga warga yang bermain layang-layang dan drone disekitar bandara. Ini sangat menganggu sistem navigasi,” tambahnya.

Pihaknya pun terus melakukan kampanye kselamatan dan keamanan penerbangan kepada warga sekitar. Namun karena keterbatasan kewenangan, AirNav menggandeng Pemkot dan Pemkab Tangerang.

“Kami akan terus melakukan komunikasi yang rutin dengan Pemda. Kami ini kan hanya sebatas operator. Jadi tidak bisa merazia masyarakat yang bermain laser, layangan, dan drone. Tapi terus dilakukan sosialisasi serta pencegahan,” tukasnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.