Untuk Kepentingan Umum

Alfamart di Serpong Dirampok, Pelaku Didor Polisi

30
Aksi perampokan Alfamart di Tangsel terekam CCTV (Ist)

Tiga pelaku perampokan Alfamart di Ciater Barat, Kelurahan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Tangsel dibekuk tim Reskrim Polsek Serpong.

Ketiga pelaku itu IN, 21, RA, 21, dan MU, 20. Ketiganya warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pihaknya berhasil membekuk para pelaku berbekal rekaman CCTV toko.

Satu dari tiga pelaku yang melakukan aksinya Jumat (22/6/2018) pukul 05.09 WIB itu dibekuk Selasa (5/7/2018).

“Pertama kami menangkap pelaku berinisial IN di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pada Selasa (5/7/2018), kemudian menangkap dua pelaku lainnya yang bersembunyi di Semarang,” Ujar Deddy, Kamis (12/7/2018)

Ketiga pelaku, lanjut Deddy merupakan spesialis pelaku kejahatan dengan kekerasan dengan sasaran toko waralaba. Bahkan, mereka mengaku telah melakukan aksinya sebanyak sepuluh kali di wilayah Kabupaten Bogor, Depok dan Tangsel.

“Bahkan di hari yang sama, mereka juga merampok Alfamart di Pondok Benda, Tangsel,” tambahnya.

Dari 10 kali aksinya dengan menggunakam senjata api jenis airsoft guns serta samurai, para pelaku telah menggasak uang hingga ratusan juta Rupiah.

Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi, yaitu celana panjang krem, sweter abu-abu dan sepatu hitam, tas selempang yang dipakai salah satu pelaku sebagaimana terekam dalam CCTV.

Barang bukti lainnya berupa sepeda motor Honda Vario Tecno warna hitam nopol F-4232-RH, sepeda motor Honda Beat warna merah putih nopol F-6079-FBE, plat nopol F-4232-RH, senjata api jenis air soft gun, satu kotak plastik kecil berisi butiran peliru gotri air soft gun dan uang tunai Rp3 juta.

Dua pelaku pun dihadiahi timas panas di kakinya, karena seperti dibeberkan Deddy, mereka melawan petugas saat akan ditangkap.

“Kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan melontarkan timah panas yang mengenai kaki para pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP. “Ancaman hukumannya maksimal maksimal 15 tahun penjara,” tukasnya (RBL).

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...