Untuk Kepentingan Umum

Tiga Daerah di Tangsel Menjadi Titik Rawan Pendatang

6
ilustrasi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah memetakan tiga titik wilayah rawan warga pendatang. Ketiga wilayah kecamatan itu populasi jumlah penduduknya sangat tinggi, ditambah lagi demografi wilayahnya cukup luas.

“Titik rawan pendatang biasanya daerah Pamulang, Ciputat dan Pondok Aren,” ungkap Kepala Seksi Kependudukan, Diana Ermayanti saat dihubungi, Selasa (17/7/2018).

Diana menjelaskan, ketiga wilayah kecamatan di atas dianggap rawan karena sering terjadi pengungkapan kasus besar. Bahkan publik telah melabeli Kota Tangsel sebagai sarang kelompok penganut paham radikalisme.

Karena hal tersebut, aparat gabungan sering menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). Pemilihan titik pelaksanaan biasanya di ruas jalan yang volume mobilitas warganya sangat tinggi.

“Alasannya Tangerang Selatan pernah terjadi atau diketahui sebagai basis atau daerah teroris di wilayah Pamulang dan juga prnah tertangkap kelompok teroris yang tinggal di daerah Ciputat,” jelas Diana.

Ia mengaku, tahun ini anggaran untuk operasional kegiatan OYK menurun sedikit. Pagu anggaran yang tersedia diantaranua karena tidak ada belanja modal berupa pengadaan rompi dan kelengkapannya.

Adapun alokasi dana, tambah Diana,  untuk operasi yustisi diperuntukan operasional dan honor anggota tim.  “Paling banyak untuk operasional dan honor tim hakim, jaksa, imigrasi, dan lain-lain,” tambah Diana.(den)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.