Untuk Kepentingan Umum

Kemacetan di Kota Serang Kian Parah, Pelebaran Jalan Bukan Solusi

Sejumlah ruas jalan protokol dan arteri di pusat jantung Provinsi Banten, Kota Serang, kian hari semakin macet. Sejumlah upaya seperti pelebaran jalan rupanya tidak bisa mengatasi kemacetan.

Di ruas jalan protokol di  Kota Serang yang sering terjadi titik kemacetan antara lain Terowongan Kaligandu, Jalan Ahmad Yani, Jalan Abdul Fatah Hasan.

Selain itu, terdapat pula sejumlah pengganggu lainnya yang membuat kemacetan kian parah.

Salah satunya penyempitan jalan gara-gara keberadaan para PKL serta juru parkir yang sembarang memarkir.

Warga Kota Serang, Yadi mengaku kerap kesal saat melintas di sejumlah ruas jalan protol dan arteri di Kota Serang yang semakin parah setiap harinya.

“Kemacetan tidak hanya pada jam-jam sibuk saja, pada  hari libur juga selalu terjadi. Kemacetan kian  parah saja. Ratusan meter kendaraan terjebak macet,” kata Yadi, kemarin.

Dirinya juga mengeluhkan lapak parkir dan PKL yang terkesan dibiarkan hingga mengakibatkan penyempitan badan jalan.

“Seperti di Jalan Abdul Fatah Hasan, tepatnya di Cijawa. Padahal. Ruas jalan itu sudah dilebarkan.  Namun selalu saja macet akibat parkiran kendaraan yang berjejer,” keluhnya.

Yadi meminta kepada pihak terkait untuk mencarikan solusi agar kemacetan di jantung Provinsi Banten Kota Serang, tidak semakin parah.

“Harus segera dicarikan jalan keluarnya, tidak hanya Pemkot saja, Pemprov pun harus cepat bertindak agar kemacetan segera bisa tanggulangi,” harapnya.

Senada dikatakan oleh Noven Triatmodjo, warga Ciracas. Menurutnya kemacetan di Kota Serang ini sudah akut.

“Yah harusnya pihak pemerintah segera mencari solusinya kalau bisa PKL dan mobil yang parkir sembarangan ditindak. Jangan didiemin saja apalagi yang di depan kantor Dinkes Kota Serang itu,” tuturnya. (eni/firda)

Berita Lainnya
Leave a comment