Untuk Kepentingan Umum

Lini Tengah Jadi Kelemahan Timnas Malaysia U-23 di Asian Games

1
(foto : istimewa)

Kelemahan itu cenderung mengkhawatirkan Ong karena tim asuhannya akan menghadapi tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Bahrain, dan Kirgizstan. Lubang yang mungkin terjadi di sektor krusial ini, bisa berakibat fatal.

Kondisi ini menyusul terbatasnya stok gelandang mumpuni pasca absennya beberapa pemain, semisal Nor Azam Azih yang tidak dilepas Pahang FA serta Syamer Kutty Abba yang mengalami cedera.

“Untuk sektor penyerangan, kami punya stok yang bisa dimainkan di mana saja. Di lini tengah, kami hanya punya beberapa pilihan saja, itu jadi titik lemah kami,” kata Ong.

Ong menjajal skuat proyeksi Asian Games 2018 untuk kali pertama saat uji coba kontra tuan rumah, Timnas China U-23, Minggu (5/8/2018). Timnas Malaysia U-23 kalah 2-1.

Pada pertandingan itu Ong menurunkan pemain berpengalaman, Baddrol Bakhtiar, bersama pemain berusia 19 tahun, Nik Akif Syahiran Nik Mat, sejak menit awal untuk menggalang kekuatan di sektor tengah.

Meski begitu, Ong masih memiliki waktu untuk memperbaiki kelemahan itu. Satu di kesempatan itu datang lewat uji coba kedua, melawan Timnas Uni Emirat Arab U-23, Jumat (10/8/2018).

“Kami baru berlatih seminggu tapi kami sudah mampu menjaga permainan kami. Namun, kami masih butuh memperbaiki kelemahan kami,” ujar Ong.

Perihal kemungkinan datangnya pemain baru untuk menambah kekuatan sektor tengah, Ong berujar ia hanya akan fokus pada pemain yang ada saat ini di pemusatan latihan.

Selain Azam dan Syamer, dua pemain lain yang juga dipanggil gabung TC Timnas Malaysia U-23proyeksi Asian Games 2018, yakni Aidil Zafuan Abd Radzak dan Matthew Davies, juga tak memenuhi panggilan.

Timnas Malaysia U-23 akan memulai kampanye di Asian Games 2018 dengan menghadapi Kirgizstan pada 15 Agustus, melawan tim juara bertahan, Korea Selatan (17 Agustus), dan menutup penyisihan Grup E melawan Bahrain pada 20 Agustus 2018. (den)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.