Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Dinkop dan UKM Sukses Gelar Duta Koperasi

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel berhasil menyeleksi tiga pasangan sebagai duta koperasi. Dari 16 peserta terpilih enam orang untuk tiga pasang memperoleh juara satu, dua dan tiga.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany hadir membuka acara menyampaikan duta koperasi memiliki tugas mensosialisasikan kepada masyarakat tentang koperasi.

Duta koperasi merupakan motor pengerak dalam mengajak masyarakat tergabung dalam koperasi.

“Kami mengharapkan pada duta koperasi bisa memperkenalkan tentang koperasi kepada masyarakat. Intinya bagaimana masyarakat lebih dekat dan sama-sama membangun koperasi sebagai basis kekuatan ekonomi kerakyatan,” pesan Airin.

Peserta duta koperasi awalnya 100 peserta, lalu diseleksi menjadi 42 peserta, dan seleksi lagi tinggal 16 peserta.

Dari 16 peserta, terseleksi enam peserta untuk merebutkan juara satu, dua dan tiga laki dan perempuan sebanyak enam orang.

 Tahap selanjutnya duta koperasi Tangsel bakal mengikuti kejuaraan tingkat Provinsi Banten pada 6 Oktober mendatang.

Tangsel selalu memperoleh peringkat pertama duta koperasi tingkat Banten, maka di tahun ini pun targetnya memperoleh juara utama.

Dengan peroleh juara pertama membuktikan Pemerintah Kota Tangsel cukup konsen mencari, menyeleksi dan membina duta-duta koperasi yang dimiliki dengan persaingan ketat tidak boleh lebih dari 30 tahun.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Dahlia Nadeak menyampaikan persyaratan mengikuti duta koperasi berasal dari anggota koperasi, yang rata-rata mahasiswa.

Saat ini cukup banyak koperasi mahasiswa tumbuh kembang dengan pesat. Tentu sangat mendukung pertumbungan ekonomi di lingkungan kampus serta mengajarkan cara mengelola uang sejak dari mahasiswa.

“Duta koperasi selalu diselenggarakan setiap tahun memperebutkan piala bergilir walikota. Dari setiap tahun itu pula peseretanya cukup bagus, memiliki gagasan, wawasan tentang koperasi sehingga layak dinobatkan sebagai duta koperasi,” jelas Dahlia.

Hal utama perlu dimiliki duta koperasi memahami betul sejarah koperasi, penerapan koperasi, jenis koperasi yang sehat seperti apa, perbedaan koperasi dengan bank-bank pada umumnya dan lain sebagainya berkaitan dengan pengkoperasian.

Dengan bekal itulah para duta koperasi saat ditanya maupun menyampaikan penjelasan kepada masyarakat sudah ngelotok di luar kepala.

Mereka dapat menumbuhkan kader-kader koperasi di masyarakat. Semenjak ada duta koperasi cukup efektif. Sebelumnya duta koperasi melalui penujukan, tapi belakngan ini melalui seleksi ketat.

Dengan hadirnya duta koperasi targetnya bukan hanya saja munculnya koperasi-koperasi baru tapi koperasi yang berkualitas.

Para juara memperoleh bantuan permodalan dan pembinaan, berkisar antara Rp 1,5 hingga 4,5 juta dari masing-masing juara. (adv)

Berita Lainnya