Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Pamulang Menjadi Wilayah Paling Tinggi Angka Kekerasan Anak

ilustrasi

Sepanjang 2018, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat banyaknya kasus kekerasan di bawah umur.

Ketua P2TP2A Tangsel, Herlina Mustikasari, S.Pd. MA, memaparkan, pihaknya telah mencatat daerah yang rawan dengan angka tertinggi dugaan kasus kekerasan anak di bawah umur.

“Yang pertama itu Kecamatan Pamulang, mungkin karena memang areanya sangat padat, yaitu sebanyak 32 kasus kekerasan anak di bawah umur, lalu di susul oleh Ciputat dengan angka 23 kasus,” ungkap Herlina, Senin (1/9/2018).

Dirinya menambahkan, bahwa data tersebut bisa bertambah mengikuti perkembangan di 7 kecamatan sepanjang tahun.

“Data itu bisa terus meningkat, karena jika di lihat berdasarkan usia yang telah menjadi korban, kebanyakan yang masih berumur 0-17 tahun, itu ada 84 korban dari seluruh wilayah Tangsel,” paparnya. (den)

Berita Lainnya