Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Pegawai Jarang Apel Pagi, Sachrudin Mencak-mencak

Wakil Walikota Sachrudin kecewa bukan main dengan ulah bawahannya yang tidak disiplin. Hal itu terlihat saat orang nomor dua di kota Tangerang  memimpin  apel pagi.

Ia pun memerintahkan Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat  mencatat pegawai yang tidak hadir dalam apel pagi.

“Untuk yang lagi sakit semoga cepat diberi kesembuhan, untuk yang lagi dinas luar semoga diberikan kelancaran, untuk yang tanpa keterangan semoga Allah berikan hidayahnya,” sindir Sachrudin, Senin (08/10).

“Iya kan logikanya pegawai itu harus ijin kalau tidak masuk, ada aturannya,” imbuhnya.

 

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 3 tahun 2018 tentang Hari Kerja, Jam Kerja Pegawai dan Apel Pagi Pegawai di lingkup Pemkot Tangerang dinyatakan bahwa setiap pegawai di lingkup pemkot Tangerang berkewajiban untuk melaksanakan Apel Pagi setiap Pukul 07:30 WIB di unit kerja masing-masing kecuali pada Hari Senin dan Jumat yang dipusatkan di Plasa Puspem.

Dan bagi pegawai yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sangsi potongan tunjangan prestasi kerja sebesar 1% sedang bagi yang tidak hadir tanpa keterangan dikenai sangsi potongan sebesar 3% dari tunjangan prestasi kerja.

 

Pada kesempatan memimpin Apel pagi ini, Sachrudin juga menginformasikan perihal masuknya Kota Tangerang sebagai finalis 3 besar Indonesia Road Safety Award (IRSA) yang digagas oleh salah satu Perusahaan Leasing terkenal di Indonesia.

 

Selain itu, Sachrudin juga ajak pegawai untuk terus mendoakan para korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya. (rls/firda)

Berita Lainnya