Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Pemkot Tangsel Launching Journey UMKM

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, melaunching buku katalog journey UMKM, di Hotel Mercure Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangsel, Senin (17/12).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, Dahlia Nadaek, menjelaskan, katalog journey UMKM ini sebagai tempat ajang promosi produk unggulan, mulai dari fashion, anting, kalung, sepatu, tas dan lainnya.

Buku ini bisa menjadi journey buat melihat produk UMKM yang bisa dijadikan oleh-oleh baik untuk turis lokal maupun internasional.

Dengan adanya katalog ini, dan mempromosikan produk di dalam buku ini diharapkan produk yang ada di katalog bisa menjadi go internasional.

“Produk UMKM yang ada di katalog ini sudah berkualitas dan mempunyai daya saing, serta memiliki standar SNI, label halal, kadarluasa produk, sehingga bagi masyarakat yang ingin membeli produk UMKM untuk dijadikan oleh-oleh tidak perlu ragu untuk membeli dan mengkonsumsi produk tersebut, “ungkapnya.

Dahlia mengatakan, dengan adanya katalog para UMKM mempunyai daya saing yang tinggi, serta termotivasi untuk mengembangkan produk UMKM. “Kita ingin menghadirkan UMKM yang mandiri dan berkelas, “ujarnya.

Dia berharap hadirnya katalog ini bisa berkolaborasi dengan hotel-hotel, restoran yang ada di Tangsel, sehingga bisa mempromosikan produk yang ada didalam katolog tersebut.

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik, menjelaskan, sejak 2017 tercatat sebanyak 62,9 juta UMKM di Kementerian dengan by name by address, ini merupakan langkah nyata yang dilakukan Pemkot Tangsel.

“Tadi saya dapat info ada 300 UMKM yang masuk dalam buku katalog, Ini bukan tidak mampu, namun menjadi ajang promosi dan tampil kedepan dalam perekonomian di Tangsel.”katanya.

Dia mengatakan, ini langkah tepat menampilkan buku, namub sekarang bukan eranya fisik, melainkan era maya, kedepan bisa dilakukan go internet, atau go online. “Kita sudah masuk dunia maya dan kemajuan era, sudah saatnya kita juga menuju go digital yang akhirnya Tangsel bisa go internasional, “ungkapnya.

Sementara Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengucapkan, terima kasih saran dan masukannya dari Deputi bidang restrukturisasi atas launching buku ini. “Saran masukan akan kami jalankan, merangkai UMKM agar lebih mandiri, dengan ada online dan offline, offline ini dilakukan dengan bukti peluncuran katalog journey ini, “ungkapnya.

Dirinya sudah sekilas katalog journey, ada alamat,ada no telo, dan lainnya, semoga buku ini bisa masuk ke hotel, agar tamu yang ada di hotel bisa melihat apa saja oleh-oleh atau makanan khas yang ada di Tangsel yang dibuat oleh pelaku UMKM.

Dia mengatakan, buku ini seperti yellowpage jaman dulu, isinya terlalu tebal. Dirinya berharap, promosi produk tidak hanya melalui buku ini, melainkan bisa bekerjasama dengan vendor lainnya, sehingga memudahkan pelaku UMKM untuk melakukan pemasaran produk. (adv)

Berita Lainnya