Untuk Kepentingan Umum

Behari-hari Seorang Nenek Terlantar di Kuburan

48
Seorang perempuan renta ditemukan terlantar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kedaung Pamulang.

Seorang perempuan renta telah ditemukan terlantar dalam kondisi lemas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Kedaung, Pamulang, pada Kamis (27/12).

Selama 2 hari nenek yang bernama Sulastri tersebut tidur di kuburan dan baru diktahui setelah ada warga yang melapor ke ke keluran terdekat.
“Jadi nenek tersebut selama dua hari terlantar di TPU Kedaung. Kondisinya sangat memprihatinkan. Lemas, lesu, tidak bisa apa-apa lah pokoknya. Tapi dia terus menyebut-nyebut nama ke 4 anaknya” ungkap Tedy selaku kepala seksi anak dan lansia Dinas Sosial Tangsel saat diwawancarai wartawan pada Jumat (28/12).

Tedy mengungkapkan bahwa pada awalnya nenek yang bertempat tinggal di Ciputat tersebut hendak jalan-jalan karena diduga jenuh berada di rumah, akan tetapi pada saat hendak pulang dia lupa jalannya, sehingga dia nyasar sampai ke Kedaung.

Pada saat tiba sampai depan pintu TPU, nenek itu merasa lemas, lapar, dan haus tapi tidak ada yang memperhatikannya dan nenek itu pun tidak tahu harus berbuat apa, lalu ada pohon besar di tengah pemakaman dan ia pun beristirahat di situ.

“Karena nenek itu berjalan jauh dari Ciputat ke Pamulang, otomatis dia merasa lemas, lapar, dan haus, tapi orang-orang di situ tidak ada yang memperhatikanny” kata Tedy.

“Kemungkinan besar bahwa nenek ini Pikun, jadi pas waktu jalan-jalan itu lupa jalan pulang. Untuk kondisi kejiwaan sih kita sudah pastikan tidak apa-apa” lanjutnya.

Nenek tersebut tinggal satu rumah bersama ke 4 anaknya yang bernama Lukman, Heru, Sunarti, Yuli. Pada saat kejadian anak-anaknya itu sedang bekerja, sehingga tidak mengetahui ibunya pergi.

Untuk saat ini nenek tersebut sudah di tampung di rumah singgah Dinas sosial. Tedy mengatakan bahwa stafnya sudah menghubungi keluarganya tapi sampai saat ini belum ada balasan.

“Staf saya sudah menghubungi pihak keluarga tapi belum ada balasan. Tapi Kita akan terus melakukan komunikasi sampai 7 hari ke depan, setelah itu jika tidak ada respon juga, ya dia akan tinggal di sini kami urus dan itu sudah ada anggarannya dari pemkot” pungkasnya. (den)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...