Untuk Kepentingan Umum

Jelang Imlek, Inilah Tradisi Cuci Rupang oleh Biarawati di Vihara

26
Seorang biarawati terlihat sedang membersihkan rupang di Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Rabu (30/1/2019).

Sepekan lagi adalah hari masyarakat etnis Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek. Aktivitas dan persiapan pun sudah mulai terlihat di viraha. Di Tangerang Selatan, biarawati umat kristiani tampak ikut mencuci rupang.

Rupang adalah patung dewa-dewi umat Khonghucu. Sejumlah rupang dicuci menggunakan air mawar. Diantaranya, patung Dewa Bumi, Dewa Kong Co Kon, Dewa Tik Coen Ing, Dewi Kwan Im, serta Dewa Mak Co.

“Ini menandakan kerukuman antarumat beragama berjalan,” ungkap Frankie Sibbald, Pengawas Yayasan Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, biarawati yang ikut terlibat mencuci rupang berasal dari Asosiasi Lembaga Misionaris Awam (ALMA). Para tokoh agama secara sadar ingin terlibat langsung dalam persiapan perayaan hari keagamaan.

Novi, seorang biarawati merasakan sangat bahagia bisa ikut bergabung dalam prosesi tahunan menjelang Tahun Baru Imlek.

“Walaupun kami berbeda tapi saling membantu, toleransi antar sesama. Rasanya bahagia, suka cita, kita datang ke sini tidak satu agama tapi bisa berbaur dengan siapa saja,” ujarnya.

Ia berharap, kerukunan antarumat beragama di Indonesia dapat terus terjaga. Apalagi di tahun politik seperti sekarang ini. Perbedaan keyakinan mesti menjadi suplemen untuk saling menghormati setiap warga negara yang berbeda religius. (den)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...