Forum OPD Bagi BPKAD Kota Tangsel Bisa Tingkatkan Perencanaan Anggaran Kian Baik

oleh -

Pelaksanaan  forum organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru saja dilaksanakan diharapkan bisa menjadi wadah untuk penyusunan anggaran yang lebih baik. Lewat forum ini juga peningkatan keuangan daerah harus terkoneksi melalui kelurahan serta forum OPD. Selain itu pembangunan dari empat bidang semua terkoneksi, antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta OPD lainnya. Ini agar pelaksaan anggaran, penyediaan barang jasa, dan pelaksanaan pembayaran dapat dipertanggungjawabkan. Juga LKPD yang sesuai dengan prinsip aturan yang ada.

Kepala BPKAD Kota Tangsel Warman Syanudin mengatakan, adanya forum OPD ini sebagai ajang unjuk ide-ide segar dalam penyusunan anggaran. Apalagi tantangan ke depannya kian banyak. Jika tidak dilaksanakan dengan baik, khawatir malah berdampak tidak maksimalnya sejumlah kegiatan. Maka itu, ia yakin forum OPD ini menjadi solusi apa saja kebutuhan-kebutuhan dalam penyusunan anggaran.

“Sekarang dipermudah dengan kemajuan teknologi. Sehingga apa saja kebutuhan bisa langsung diketahui. Ini yang harus terus diperbaiki,” ujarnya.

Ia yakin dengan adanya forum OPD juga menjadi ajang adu gagasan apa saja kebutuhan masyarakat supaya bisa dianggarakan. Jika hal ini bisa terwujud tentunya akan menjadi hal positif yang baik dan ke depannya peningkatan kesejahteraan akan meningkat.

“Saya yakin dengan forum OPD yang baru saja dirampungkan bisa terwujud pada penyusunan anggaran yang tepat sasaran. Sehingga masyarakat akan terpenuhi apa saja yang dibutuhkan,” imbuhnya

Kata dia, forum OPD juga sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan bermusyawarah guna mendapatkan alternatif – alternatif solusi efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan. Selain itu guna Memperoleh masukan dan saran sekaligus sebagai wadah partisipasi masyarakat bagi penyempurnan RKPD tahun 2020.

Diharapkan melalui forum ini menjadi spirit sekaligus dorongan dan semangat bersama untuk memberikan sumbangsih pemikiran, ide, gagasan maupun kontribusi nyata lagi dalam pembangunan di Kota Tangsel.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang diskusi bagi dinas serta stake holder di bidangnya. Forum ini merupakan partisipasi publik yang mewakili seluruh kelompok kepentingan pembangunan di Kota Tangsel.

“Kehadiran seluruh kelompok kepentingan ini untuk menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan kota, sekaligus menunjukkan komitmen yang tinggi dari semua dan bersama-sama membangun Tangsel menjadi lebih maju dan berkembang. Disamping itu, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik pada masa yang akan datang,” katanya.

Di tahun anggaran 2019 ini Walikota meminta untuk menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sumber pembiayaan.

“Kompetensi sumber daya manusia dirasa sangat penting dalam merumuskan pembangunan. Kompetensi ini untuk mendorong SDM yang handal,” ujarnya.

Disisi sumber pembiayaan, menurut Walikota selain pendapatan asli daerah (PAD) juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta dan Banten. Bantu tersebut bisa dalam bentuk dana alokasi atau pun bantuan program yang lokal fokusnya dilaksanakan di Kota Tangsel.

“Saya berharap bantuan ini bisa bertambah. Sehingga usulan dari seluruh masyarakat bisa kita akomodir,” ujarnya.

Untuk itu, kata Walikota berharap peserta di forum ini memberikan masukan ke Pemkot untuk penyempurnaan RKPD untuk tahun 2020.

“Kegiatan ini sebagai kebutuhan pembangunan Kota yang dapat mengakomodir berbagai kebutuhan dalam pembangunan kota di tahun 2020. Dan sebagai wadah konsultasi dan partisipasi publik bagi pemangku kepentingan kota. Mari kita bersama-sama untuk merumuskan program untuk kemajuan Kota Tangsel,” tandasnya. (adv)

 

Share this...
Print this page
Print