Buka Diklat Prajab, Wahidin Berikan Uang Tunai Kepada 14 CPNS Hamil

oleh -
Gubernur Banten Wahidin Halim saat menghadiri acara Pendidikan dan Pelatihan Pra-Jabatan CPNS Provinsi Banten, Selasa (2/3) di kantor BPSDM, Pandeglang.

Sebanyak 14 CPNS dari 240 peserta Pendidikan dan Pelatihan Pra-Jabatan Provinsi Banten mendapatkan uang saku dari Gubernur Banten Wahidin Halim, uang senilai 500 ribu tersebut diberikan kepada peserta Diklat yang tengah hamil.

“Ada yang lagi hamil nggak ini peserta? Mana mana? Sini kumpul deket saya,” ucap Wahidin saat sedang menyampaikan sambutannya, di kantor BPSDM, Pandeglang, Selasa (2/4/2019).

Tak butuh waktu lama, 14 orang CPNS yang tengah hamil langsung berkumpul di hadapan Gubernur dengan memasang wajah senang campur kebingungan.

“Semua yang hamil, saya kasih Rp 500 ribu,” kata Gubernur sambil menyuruh ajudan membagikan uang tunai tersebut.

“Semoga bermanfaat ya, dan buat semuanya semoga lulus dengan nilai terbaik,” pesan Gubernur seraya mengucapkan salam untuk berpamitan.

Seleksi penerimaan atau rekruitmen CPNS se-Provinsi Banten telah usai. Setelah proses seleksi dan dinyatakan lulus, calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih harus menjalani pelatihan dan pendidikan untuk lebih memantapkan komitmen, kompetensi dan profesionalismenya. Salah satunya mengikuti pelatihan dasar atau pendidikan dan pelatihan (diklat) pra jabatan bagi seluruh CPNS sebelum menjadi PNS.

Gubernur memberikan pesan pentingnya melaksanakan kewajibannya PNS kepada negara secara tulus namun profesional hingga akhir masa kariernya. Wahidin memberikan gambaran dirinya yang mampu menapaki karir di dunia birokrasi hingga menjadi Gubernur.

“Dulu saya juga rajin ikut-ikut tes juga, dan Alhamdulillah selalu lulus. Dari jaman jadi camat saya ngontrak rumah belasan tahun, sampai sekarang jadi Gubernur, alhamdulillah saya selalu merasa cukup dan tidak pernah kekuarangan, tidak permah terlibat korupsi, tidak pernah minta-minta duit ke bawahan. Alhamdulillah gaji saya selalu cukup untuk menghidupi istri dan anak-anak saya, karena kuncinya satu yaitu bersyukur,” tutur Wahidin.

Kepala BPSDM Provinsi Banten Endrawati dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan pelatihan dasar ini mengacu pada undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintan nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS serta regulasi lainnya. Tujuan dilaksanakannya pelatihan dasar adalah membangun integritas moral dan kejujuran, semangat dan motivasi, nasionalisme dan kebangsaan, membangun karakter, memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang.

“Peserta yang ikut sebanyak 240 orang CPNS se-Provinsi Banten yang dibagi 5 kelas. Dengan jumlah, angkatan 1 sebanyak 40 orang dari Kabupaten Lebak, angkatan 2 sebanyak 40 orang dari Kota Cilegon, angkatan 3 sebanyak 40 orang dari Kabupaten Pandeglang, angkatan 5 sebanyak 40 orang dari Pandeglang, angkatan 6 sebanyak 40 orang dari Kota Serang,”ujar Endrawati. (den)

Share this...
Print this page
Print