Iklim Investasi di Tangsel Tertunda Akibat Pemilu 2019

oleh -
ilustrasi

Para investor masih menahan diri untuk berbisnis di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mayoritas pengusaha masih menunggu kepastian iklim investasi yang akan dilakoninya setelah perhelatan pemilu serentak 2019 selesai.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, bahwa saat ini dirinya melihat belum ada indikasi pengaruh signifikan penyelenggaraan pemilu dalam iklim investasi. Hanya saja baru teridentifikasi bentuk penundaan investasi oleh pengusaha, namun pengaruh pembatalan tidak ada.

“Tapi pengaruh menunda memang iya,” ungkapnya usai menyerahkan bonus khafilah MTQ Tingkat Provinsi Banten di Serpong, Kamis (4/4/2019).

Benyamin menyebut kepastian penundaan investasi pemodal asing di Kota Tangsel telah disampaikan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat. Pemodal asing menunda mengurus perizinan sampai pemilu 2019 selesai.

Meski demikian, lanjut Benyamin, para investor sudah melapor serta mengambil formulir pendaftaran. Realisasi kegiatan bisnis yang mereka jalankan baru akan dilaksanakan usai hajatan akbar politik lima tahunan digelar.

“Pernyataan membatalkan belum ada. Kalau PMA (Penanaman Modal Asing) belum ada, tapi kalau PMDM (Penanaman Modal Dalam Negeri) yang besar tiga dan menengah banyak,” ujarnya. (den)

Share this...
Print this page
Print