PLN Klaim Pasokan Listrik Aman Saat Coblosan

oleh -
Ilustrasi

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Banten memastikan pasokan listrik selama Pemilihan Umum serempak aman. Berbagai persiapan pun telah dilakukan agar listrik menyala selama even demokrasi tersebut berlangsung.

General Manager PLN UID Banten Doddy B Pangaribuan menjelaskan, di masa siaga pemilu 17 Maret – 24 Mei mendatang PLN tidak akan melakukan pemadaman. Adapun persiapan yang dilakukan antara lain menyiapkan standar operasi pelayanan (SOP) kehandalan jaringan selama siaga pemilu, melakukan pemeliharaan instalasi gardu yang memasok lokasi utama pemilu, melakukan persiapan meterial cadangan, melakukan gelar pasukan beserta kelengkapan alat yang akan digunakan dan mensimulasi pasokan untuk memastikan harinah pasokan berjalan dengan baik.

Untuk pasokan listrik, pihaknya mengandalkan dari dua penyulang dengan travo 150/20 kv yang berbeda. “Pasokan di back up dari genset PLN dengan Auto Transfer Switch (ATS). Kami juga menstandbykan petugas sebanyak 930 orang di 18 lokasi utama, 262 kelurahan, 154 kecamatan dan 33.420 TPS ” ucapnya, Rabu (10/4/2019).

Adapun titik yang menjadi pengawalan, sambung Doddy, berada di  33.488 TPS, 1 KPU Provinsi, 8 KPU Kabupaten /Kota, 1 Bawaslu Provinsi, 8 Baqaslu Kabupaten /Kota, 154 Kecamatan, Kelurahan se-Provinsi Banten, Bandara Soetta, Pelabuhan Merak, Rumah Sakit, Kawasan Wisata dan pusat keramaian.

Khusus daya tampung, provinsi Banten disuply dari 6 subsistem yang menghasilkan daya 5.098 MW dengan beban puncak sebesar 3.467 MW dan didistribusikan melalui 40 Gardu Induk 150/220 Kv. Dengan demikian masih terdapat sisa pasokan listrik sebesar  1.631 MW. “Dengan demikian kamu optimis pasokan selama pemilu aman dan diharapkan pelaksanaan pemilu 2019 aman dan lancar,” pungkasnya. (pan/firda)

Share this...
Print this page
Print