Tubagus Cup, Wadah Anak Muda yang Ingin Sehat

oleh -

Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Agus Dwi Iskandar menggalang anak-anak muda se-Tangerang raya dalam kompetisi futsal Tubagus Cup. Lewat kegiatan itu Agus mengharapkan mereka hidup sehat dan memiliki persaudaraan.

Kompetisi futsal sendiri digelar di Ciputat sejak pekan lalu yang diikut 24 tim dengan antusias. Agus mengatakan, kaum muda di Tangerang banyak yang berprestasi dan potensi maju. Karena itu ingin menyatukan mereka dalam satu wadah olahraga ini.

“Sehingga sama-sama bisa berkontribusi ke masyarakat,” katanya, Kamis (11/4/2019).

Ia juga mengungkapkan, Tubagus Cup yang diluncurkan ini bukan program sesaat. Tapi bakal digelar berkelanjutan. Tujuannya untuk mengajak hidup sehat kalangan milenial di Tangerang raya.

Sementara, sebagai calon wakil rakyat dirinya optimistis melenggang ke DPR RI pada 17 April mendatang.

Keyakinan ini didasari lantaran Agus banyak yang mendukung dan juga mendoakan.
Agus maju lewat Partai Hanura dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III dengan nomor urut 10.

Dapilnya meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan. “Saya nyalon wakil rakyat karena didorong dan juga ini amanat,” tegasnya.

Kata Agus, yang mendorong dirinya untuk maju itu di antaranya kalangan kaum muda, komunitas-komunitas yang peduli anak-anak yatim. Kemudian tokoh masyarakat dan juga tokoh pendidikan. Agus sendiri aktif sebagai pengelola pada yayasan Visi Maha Karya di Cireundeu,Ciputat, Tangsel.

Sedangkan, untuk tetap menyambung dengan para relawan dan pendukungnya Agus pun meluncurkan program Tangerang Unggul Bersama Agus yang disingkat (Tubagus). Lantas dibuatkan kartunya dengan nama Tubagus Card, bagi relawan dan masyarakat yang belum punya kartu tersebut bisa dibuatkan.

Tubagus Card ini bisa dimanfaatkan untuk menerima bantuan layanan hukum, pelatihan marketing online, dan konsultasi kesehatan.

“Munculnya program ini (Tubagus Card) karena saat di lapangan kami kerap menerima keluhan di masyarakat,” katanya.

Pria lulusan S2 Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada ini menjelaskan, program Tubagus Card ini berlangsung jangka panjang. Ini juga merupakan program persaudaraan dan persahabatan dengan masyarakat. “Jadi atau tidak jadi sebagai legislatif lewat program ini saya bisa tetap ketemu masyarakat,” tandasnya.(setia)

Share this...
Print this page
Print