Bapenda Tangsel Terus Gali Pajak BPHTB

oleh -

 

Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan dari Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) cukup besar. Apalagi dengan banyaknya perumahan dan pemukiman diwilayah Tangerang Selatan tentu membuat sektor ini menjadi andalan dalam meningkatkan PAD.

Hal itu yang kini terus dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel.  Yang tengah melakukan sejumlah terobosan guna meningkatkan PAD. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kegiatan sosialisasi dengan sejumlah PPAT dilwilayah Kecamatan Serpong Utara dan Ciputat.

Para PPAT diberikan penahaman perihal penjelasan BPHTB dan sebagainya. Mulai tata cara membayar hingga kelengkapan admisitrasi yang dibutuhkan untuk BPHTB.

BPHTB digolongkan salah satu pajak daerah sebagaimana Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah, serta Peraturan Walikota Nomor 11 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak Daerah dan Peraturan Walikota Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Walikota Nomor 71 Tahun 2011 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Bea Peroleh Hak Tanah Bangunan (BPHTB).

Kepala Seksi Pemeriksaan Pajak Daerah Wilayah II Bapenda Kota Tangsel Marlina DJ Bonde mengatakan, sosialisasi ini bertujuan agar wajib pajak nantinya paham tentang aturan pajak daerah sehingga dapat muncul kesadaran dalam membayar pajak yang tentunya akan berdampak dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Dalam sosialisasi ini juga diberikan penjelasan mengenai apa saja yang harus dilengkapi dalam pembayaran BPHTB.

“ Jadi saat melakukan pembayaran apa saja kelengkapannya sudah dipenuhi “.

Kepala Bidang Pemeriksaan pajak daerah Bapenda Tangsel Cahyadi menjelaskan, sektor BPHTB memiliki kontribusi cukup besar dalam penerimaan asli daerah oleh karena itu diperlukan upaya terhadap kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran BPHTB. Salah satunya dengan pemeriksaan, sebagai instrumen kepatuhan masyarakat.

Jadi dengan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kepada wajib pajak agar untuk melaporkan BPHTB dengan benar. Fungsi pengawasan dan tujuan lain dalam optimalisasi pendapatan BPHTB, dalam meningkatkan kesadaran kepada wajib pajak (WP) agar mengisi data dengan benar, hingga dilakukan upaya pemeriksaan untuk uji kepatuhan dalam pembayaran BPHTB. (adv)

Share this...
Print this page
Print