Jari 98: Peple Power 2019 Adalah Gerakan Orang Sakit Hati

oleh -
ilustrasi

Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) menolak gerakan people power yang menurutnya adalah gerakan yang digagas oleh orang barisan sakit hati.

Ketua Jari 98, Willy Prakasa menyebut people power tersebut berasal dari barisan orang-orang sakit hati yang menjadi “penumpang gelap” di kubu Prabowo-Sandi lantaran tak terima kekalahan di Pilpres 2019.

“Prabowo itu harus diselamatkan dari penumpang gelap, karena orang-orang inilah yang berpotensi memecah belah kita,” ujar Willy dalam pesan singkatnya, Senin (20/5)

Willy berpesan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tetap berbaik sangka.

Menurutnya bulan suci Ramadan ini jangan dikotori dengan pertikaian-pertikaian politik.

“Kami mendukung KPU dan Bawaslu. Siapa pun yang menang baik 01 maupun 02, setelah ada pemberitahuan hasil suara maupun rekapitulasi dari KPU harus kita hargai bersama,” tukasnya. (den)

Share this...
Print this page
Print