Untuk Kepentingan Umum

Mau Penerimaan Siswa Baru, Dindik Kota Tangerang Lapor Komisi II

17

Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat kota yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang membuat berbagai persiapan tengah dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Salah satunya berkomunikasi dengan Komisi II DPRD Kota Tangerang. Itu dilakukan guna menekan permasalahan kesulitan pendaftaran selama proses tersebut berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, saat ini pihaknya memperluas wilayah zonasi penerimn siswa baru. Dimana saat ini ada sekitar 5-6 rukun warga dapat diakomodir masuk ke sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di zona tersebut dari sebelumnya yang hanya mengakomodir satu Rukun Warga.

Selain itu, Dinas Pendidkan juga menambah 5 % kuota peneriman siswa menengah pertama dari jalur prestasi. “Untuk mempermudah pendaftran kita sekarang sudah online. Ketika NIK di input, sistem akan mengetahui siswa tersebut masuk kedalam zona RW atau tidak. Kalau masuk zonasi otomatis diterima. Kalau tidak masuk kita akan masukkan ke zonasi besar yang akan kita hitung berdasarkan nilai,” ucapnya ketika ditemui seusai pertemuannya dengan kokisi II DPRD Kota Tangerang, Rabu (19/6/2019).

Abduh menjelaskan, selama pendaftaran siswa tidak perlu melakukan legalisir Kartu Keluarga. Dikarenakan saat melakukan pendaftatan siswa tidak akan membawa berkas apapun. Khusus pengamanan situs website dari hacker dan benwith, sambung Abduh, pihaknya mengaku selama dua tahun menerapkan sistem tersebut tidak mengalami kendala. ” Sampai saat ini dua sisi tersebut sudah tidak ada lagi kendala,”tambahnya.

Abduh menegaskan, dengan pendaftaran melalui online tidak ada lagi oknum yang dapat bermain jual beli kursi. Pihaknya pun telah membuka desk pengaduan untuk menangani permasalahan selama PPDB berlangsung. Di desk tersebut orang tua siswa tinggal menyodorkan kesulitan apa yang dihadapi selama proses tersebut berlangsung. “Dari mana mereka (calo-red) masuknya. Terbukti sudah dua tahun calo tidak dapat tembus,” tegasnya.

Dari 300 potensi bisa terisi 40 persen. Data yang diperoleh, saat ini jumlah kulusan SD tahun 2019 mencap 39 ribu. Dengan 11 ribu diantaranya yang dapat masuk ke sekolah menengah pertama negeri di Kota Tangerang. (ger)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...