Hibah Haji Capai Rp1,25 Miliar

oleh -

Pemerintah Kota Tangerang menggelontorkan dana sebesar Rp 1,25 Miliar untuk pelaksanaan ibadah haji 2019. Itu dilakukan guna memfasilitasi para jamaah asal Kota Tangerang melakukan ibadah haji di Arab Saudi.

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin menjelaskan, seluruh dana hibah tersebut diberikan untuk PPIH (Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji) Kota Tangerang.

“Peruntukkannya untuk transport bus dari Kota Tangerang ke Pondok Gede begitu juga dari Pondok Gede ke Kota Tangerang, snack dan nasi kotak, akomodasi untuk calon jamaah haji kurang lebih 1.900 orang,” ujarnya ketika ditemui di Masjid Al Azom disela -sela bimbingan manasik bagi calon jamaah haji,Sabtu (22/6/2019).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Dedi Mahfudin menerangkan, khusus jamaah haji asal Kota Tangerang mengalami kenaikan tahun ini. Dimana dari 385 orang jamaah pada 2018 lalu, saat ini telah mencapai 1.936 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.681 asal Kota Tangerang, 117 orang Non KBIH, 451 orang mutasi masuk dalam provinsi, 19 orang masuk keluar provinsi, 182 keluar dalam provinsi, 30 mutasi keluar provinsi. “Kenaikan jumlah jamah haji pada tahun ini sekitar 20%,”tambahnya.

Dedi menjelaskan, seluruh jamaah masuk ke dalam kelompok terbang kedua nasional dan pertama di tingkat Provinsi Banten yang awal pemberangkatan ke Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat akan dilakukan pada 8 Juli mendatang. Seluruh jamah terbagi menjadi tujuh kloter. Lima kloter diantaranya masuk kloter penuh dan dua lainnya kloter gabungan.

“Pemberangkatan akan dilakukan dari halaman masjid Al Azom. Persiapan sudah semua, tinggal pemberangkatannya saja,” tambahnya.

Dedi mengaku, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh jamaah telah dinyatakan sehat dan tidak ada yang mengalami resiko tinggi mengalami sakit selama melakukan ibadah haji. Khusus penginapan, sambung Dedi, jamaah akan ditentukan berdasarkan zona pemukiman. Dimana khusus jamaah Kota Tangerang akan ditempatkan di Kota Ar Raudoh atau berjarak sekitar 3 km dari Masjidil Haram.

” Seluruh jamaah akan dilayani dengan mobil selama 24 jam untuk melakukan ibadah di sana,” pungkasnya. (ger)

Share this...
Print this page
Print