Bapenda Tangsel berupaya mengoptimalkan penerimaan PAD melalui Pemeriksaan Pajak Daerah

oleh -

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel terus melakukan berbagai upaya terobosan guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor penerimaan pajak daerah.

Potensi PAD dari pajak daerah tersebut sangat besar, mengingat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merupakan daerah pemukiman modern dengan banyaknya perumahan dan sekaligus menjadi daerah jasa dan perdagangan, dimana bisnis kuliner ataupun hiburan juga cukup besar.

Upaya yang dilakukan Bapenda Tangsel dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah ini adalah dengan melakukan kegiatan ekstensifikasi maupun intensifikasi.

Kegiatan ekstensifikasi adalah untuk menjaring wajib pajak baru dari potensi pajak daerah yang ada di Kota Tangerang Selatan. Sedangkan kegiatan intensifikasi adalah kegiatan untuk menggali potensi yang sesungguhnya dari wajib pajak, salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan pajak daerah.

Kepala Seksi Pemeriksaan Pajak Daerah Wilayah II Bapenda Kota Tangsel Marlina DJ Bonde saat ditemui di sela-sela Rakor antar OPD Tangsel, mengatakan bahwa pihak Bapenda terus melakukan berbagai upaya dalam mengoptimalkan penerimaan pajak agar pendapatan daerah bisa bertambah.

 

Salah satu langkah yang telah ditempuh adalah dengan melakukan kegiatan pemeriksaan pajak terhadap jenis-jenis pajak daerah kepada sejumlah wajib pajak yang berada di wilayah Kota Tangsel. Untuk menunjang pemeriksaan pajak daerah tersebut maka sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun kerjasama dengan sejumlah instansi terkait.

Ia juga mengungkapkan pemeriksaan pajak ini dilakukan terhadap jenis-jenis pajak daerah yang berpedoman pada Perda Nomor 7 Tahun 2010 sebagaimana telah diubah menjadi Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah, antara lain meliputi pajak restoran, hiburan, parkir, hotel, maupun bphtb.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan di wilayah tugasnya, yakni kecamatan Serpong Utara dan kecamatan Ciputat sebagian besar merupakan pemeriksaan reguler dalam rangka fungsi pengawasan maupun uji kepatuhan terhadap para pelaku usaha selaku wajib pajak, mengingat sistem pemungutannya dilakukan secara self assesment. Namun demikian ada juga pemeriksaan yang dilakukan untuk tujuan lainnya, seperti penetapan pajak secara jabatan atau terkait restitusi.

Kepala Bidang Pemeriksaan Pajak Daerah Bapenda kota Tangsel Cahyadi menjelaskan bahwa salah satu pajak yang memiliki kontribusi cukup besar dalam penerimaan pendapatan asli daerah adalah pajak restoran, sehingga diharapkan agar seluruh stakeholder dapat melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany sebelumnya juga pernah memberikan arahan kepada jajaran pegawai di Bapenda agar memaksimalkan potensi PAD dari berbagai sektor, tak terkecuali dari retribusi yang juga harus semakin meningkat.

Menurut dia, pertumbuhan investasi di Tangsel terus meningkat karena akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah juga masyarakat
“Tentu dengan investasi yang masuk beberapa rupiah yang dihasilkan dari situ, ada efek domino dan multiplayer, efeknya kepada masyarakat,” katanya. (adv)

Share this...
Print this page
Print