Kisah Wahyu Hidayat // Tinggalkan Jabatan Supervisor Untuk Jadi Pengusaha

oleh -
Pengusaha Wahyu Hidayat

Wahyu Hidayat (27) pemuda asal Kampung Bulak Santri, Kelurahan Pondok Bulak, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang sangat inovatif. Pasalnya pria ini nekat banting setir dari pekerjaannya sebagai supervisor di Japanese Tobaco untuk menjadi pengusaha furnitur.

Berbagai karya seni pun dihasilkan pemuda oleh pemuda yang saat ini masih menyusun skripsi di Universitas Budi Luhur, Tangerang dari barang bekas yang ditemukannya dari lingkungan sekitar. Mulai dari drum bekas yang di sulapnya menjadi aneka furnitur bernilai ekonomis tinggi, ban bekas hingga aksesoris dari batok kelapa.

Wahyu menjelaskan, latar belakang alasannya memproduksi berbagai barang bekas tersebut dikarenakan keprihatinannya akan kelestarian lingkungan. Terlebih ketersediaan bahan baku banyak tersebut ditemukan di Kota Tangerang.

Dengan bermodal uang seadanya mencoba memproduksi aneka barang tersebut.

” Alhamdulillah selama jalan dua bulan ini pesanan sudah datang dari Surabaya, Depok,Tangerang dan Jakarta,” ujarnya ketika dihubungi, Selasa (9/7/2019).

Wahyu menjelaskan, alasan lain dirinya membuka usaha tersebut untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya.

” Sudah empat orang yang dipekerjakan disini. Dua diantaranya tidak memiliki ijazah,” tambahnya.

Wahyu mengaku, hingga kini masih kesulitan mengembangkan usahanya dikarenakan belum adanya perhatian dari serius dari Pemkot Tangerang.

” Untuk pemasaran saya menggunakan online dan dari kerabat saja,” pungkasnya. (ger)

Share this...
Print this page
Print