Optimalisasi Pajak, Rakor Antar OPD Digelar

oleh -

Badan Pendapatan Daerah Kota Tangsel melakukan rapat koordinasi dan review kerja instansi vertikal beserta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam optimalisasi pajak daerah untuk Pemeriksaan Pajak Daerah Tahun 2019 di ruang Rapat 1 Kantor Bapenda.

Dalam rakor tersebut, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan (Sekban) Yuyus Jamalus membuka sekaligus memberikan sambutan. Kabid Pemeriksaan Pajak Daerah Bapenda Kota Tangsel Cahyadi selaku Pimpinan Rapat mempersilahkan satu persatu perwakilan instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengurai program kerja tahun 2019.

Hadir perwakilan dari Kanwil BPN, lalu KPP pratama Pondok Aren dan KPP Serpong serta OPD. Mereka masing-masing menyampaikan hasil evaluasi kinerja dan rencana prioritas kerja tahun 2019 di depan peserta undangan rapat .

Cahyadi mengatakan, kedepannya, rapat-rapat seperti ini dengan instansi vertikal bersama OPD akan rutin dilakukan. Paling tidak, dilakukan tiga kali dalam setahun dalam rangka mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.

“Kita mau melihat progres masing-masing instansi vertikal yang ada. Karena pemerintahan di kita ini harus terkoordinasi dan BAPENDA ini menjadi wakil pimpinan di daerah untuk menggali potensi serta pendapatan yang setiap tahunnya target selalu meningkat. Jadi harus mengkoordinir kinerja-kinerja instansi vertikal, menilai dan bahkan saling mengevaluasi,” ujar Cahyadi.

Cahyadi menuturkan, dalam rapat ini berbicara mengenai sinergi lintas sektor. Karena untuk memastikan daerah itu terbantu, juga harus ada laporan dari instansi vertikal.
Misalnya kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah memastikan pendapatan semakin meningkat. Misalnya Wajib Pajak yang membayarkan PPH Final mempunyai beberapa Obyek Pajak. Sama juga transaksi jual beli tanah yang tercatat di kantor BPN.

Semau saling berkaitan dengan memastikan dengan metode berbagi data informasi atau pertukaran data Wajib Pajak yang sudah tertuang dalam Perjanjian Kerjasama (MOU).

“ Jadi kalau kita tidak koordinir agak sulit, kontribusi keberadaan intansi vertikal tidak akan terlihat,” katanya.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak hanya sekedar berkumpul, namun ada catatan penting yang dihasilkan untuk disampaikan kepada Walikota melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah. Kalau Koordinasi ini tidak terjalin dengan baik, bisa-bisa pendapatan negara maupun daerah akan tidak tercapai target yang telah ditetapkan.

Sementara itu Sekretaris Bapenda Kota Tangsel Yuyus Jamalus mengungkapkan, hasil dari rapat ini akan menjadi catatan-catatan penting bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menyampaikan ke pemerintah Pusat terkait perjanjian kerjasama yg sudah terjalin capaian dari kinerja instansi vertikal yang ada di Tangsel.
“Karena inilah wujud dari komitmen kita untuk membangun negara kesatuan dan daerah kita sendiri,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pemeriksaan Pajak Daerah Wilayah III Bapenda Kota Tangsel Fredy Firdaus berharap dengan adanya koordinasi antar OPD ini sinergisitas akan semakin baik sehingga target-target yang dicanangkan bisa terealisasi. Bila hal itu diwujudkan tentunya akan berdampak kepada pendapatan asli daerah. Nah ini yang harus coba bisa direalisasikan.

“Kita mendorong agar sinergisitas ini bisa terus berjalan dengan baik supaya target bisa tercapai,” katanya. (adv)

Share this...
Print this page
Print