Harga Cabai Tinggi, Disperindag Cari Pasokan ke Lampung

oleh -
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Endang Purwaningaih

Jelang Idul Adha harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Salah satunya adalah komoditas cabai merah yang saat ini telah tembus mencapai Rp 70 ribu per kgnya.

Salah seorang pedagang Titin Mulyati membenarkan jika saat ini ada kenaikan harga cabai. Namun, kata dia, kenaikan tersebut sangat tidak wajar. “Naiknya sejak Juni kemarin yang rata – rata sampai Rp 10 ribu per kgnya,” ujarnya.

Titien menjelaskan, harga cabai merah keriting saat ini Rp 60 ribu perkilogram-nya. Untuk cabai merah besar Rp70 ribu perkilogram. Sementara cabai rawit merah Rp63 ribu perkilogram dan cabai rawit hijau Rp70 ribu perkilogram.

“Per 3 Juni 2019, harga cabai rata-rata Rp30 ribu. Kemudian naik jadi Rp40 ribu. Terus naik seperti harga sekarang ini,” ucapnya.

Titin mengatakan, penyebab kenaikan harga cabai diduga disebankan karena kurangnya pasokan dari petani akibat musim kemarau. Titien mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang untuk menanggapi harga kenaikan cabai itu.

Kepala Bidang Perdagangan Endang Purwaningaih menjelaskan, usai berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Banten, pihaknya berencana akan segera bertolak ke Lampung, Sumatera Utara untuk berupaya mendapatkan pasokan cabai.
Dimana harga cabai di Lampung perkilogram-nya masih diangka Rp24 ribu.

“Kami akan ke Lampung untuk bekerjasama dalam rangka pasokan cabai demi mengendalikan harga cabai,” ujarnya ketik ditemui gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (11/7/2019).

Endang menjelaskan, sejauh ini pasokan cabai yang dijual di pasar-pasar Kota Tangerang berasal dari pertanian Cianjur, Jawa Barat. Kata Endang, harga cabai di Cianjur masih tinggi.

“Yang dari Cianjur sekarang harganya masih tinggi dengan rata-rata Rp60 ribu per kilogram-nya,” pungksnya. (panda)

Share this...
Print this page
Print