Rayakan Hari Lingkungan, DLH Ajak Masyarakat Bersih-bersih

oleh -

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merayakan hari lingkungan hidup tingkat Kota Tangsel dan gebyar kali dan situ bersih tahun 2019. Kegiatan berlangsung di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara, Rabu (24/7)

Acara berlangsung meriah karena dihadiri Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).  Mereka diajak menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Toto Sudarto, mengatakan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga masyarakat.

Karena itu penting untuk jaga kebersihan. Seperti sampah, juga menanam pepohonan.

Kata dia, kan hari pula beban yang dipikul semakin berat seiring pesatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk bumi.

Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup mengajak anak-anak generasi muda untuk mencintai bumi dan melindungi bumi dari sampah.

“Jangan pernah lelah menjaga lingkungan. Momentum ini bersama-sama untuk meningkatkan rasa kepedulian kita akan lingkungan kita.”ungkapnya.

Toto Sudarto mengajak anak-anak SMP dan SD ini untuk melakukan operasi semut dan mengingatkan kepada teman dan lingkungan sekitar untuk sama-sama menjaga lingkungan dari sampah yang ada.

“Kita ciptakan Kota Tangsel di 2021 atau 2022 bersih dari sampah. Karena kami DLH sedang berusaha untuk membangun tempat pembuangan sampah yang modern dan menghasilkan listrik. Jika ini terwujud, kita tetap mengingatkan agar anak-anak tetap respect dengan lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan,”ujarnya.

Ia juga menyinggung masalah situ. Menurutnya keberadaan situ penting sebagai bagian untuk melestarikan alam.  Nah, dengan ikut merawat situ juga satu cara bagaimana alam bisa dilestarikan.

“Saya berharap situ-situ yang ada di Tangsel bisa dijaga. Agar alam bisa terus lestari,” ungkapnya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan persoalan sampah yang hingga kini belum sepenuhnya bisa selesai. Peran serta masyarakat sangat penting dalam penanganan sampah.

Apalagi volume sampah tiap harinya terus bertambah. Jika tidak dilakukan penanganan secara maksimal, penumpukan akan semakin tinggi. Hal itu tidak baik bagi masalah lingkungan.

“Peran warga dalam mengatasi persoalan sampah penting. Saya rasa kalau hanya pemerintah saja tidak akan bisa menyelesaikan masalah,”imbuhnya.

Maka itu dengan keterlibatan masyarakat, masalah sampah diyakininya akan bisa diatasi.

Apalagi jika generasi muda juga ikut terlibat. Nah, dari usia dini menjaga lingkungan harus sudah mulai diterapkan.

Caranya dengan mulai mendisiplinkan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Peran serta sekolah disini sangat penting.

“Seperti di tiap sekolah tidak ada bak sampah, sampah yang ada dibawa pulang oleh anak-anak. Dan anak-anak membawa peralatan makan dan minum,” ujarnya. (adv)

Share this...
Print this page
Print