Walikota Minta Komitmen Pemilik Truk Jaga Keselamatan Berlalu-lintas

oleh -

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah para pemilik truk berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas. itu dilakukan sabagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tangerang.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pemberhentian aktifitas truk diatas 8,5 ton yang dimulai  1 Agustus  dilatar belakangi oleh banyaknya insiden kecelakaan lalulintas yang disebabkan oleh truk bermuatan besar di Kota Tangerang.

“Ini kan akumulasi dari yang sudah ada kejadian – kejadian sebelumnya. Maka kita meminta komitmen dari mereka. Kalau mereka mau melaksanakan kegiatan dengan truk yang besar harus tertib dan jangan over kapasitas,” ujarnya ketika ditemui Jumat (2/8/2019).

Arief mengatakan, pihaknya prihatin atas kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tewasnya empat orang di jalan Imam Bonjol Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) kemarin.

“Dalam surat tersebut saya menegaskan kepada mereka kalau kami tidak menghalangi pembangunan. Tapi mereka juga harus tahu ada keamanan dan kenyaman masyarakat yang menjadi proritas di kota ini,” imbuhnya.

“Sekarang sudah saya larang semuanya (truk-red). Kalau ada yang masuk tahan saja dulu sampai mereka membuat pernyataan, komitmen dan menjamin jika kendaran mereka yang melintas di Kota Tangerang sesuai dengan peraturan yang ada serta tidak ugal- ugalan,” tegasnya.

Sekadar diketahui, dalam Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2012 menegaskan jam operasional kendaraan angkutan dimulai pukul 20.00 – 05.00 WiB.

Arief mengancam akan permanenkan Surat Edaran Nomor 024/2685-Dishub/2019 tentang pelarangan operasional bagi angkutan tanah atau pasir di wilayah Kota Tangerang menjadi Keputusan Walikota jika tidak dilaksanakan.

“Sekarang tegas saja. Saya akan permanenkan jika mereka masih membandel,” pungkasnya. (panda)

Share this...
Print this page
Print