Ikuti Perkembangan Zaman, Dinkop dan UKM Kota Tangsel Bikin Seminar Industri 4.0

oleh -

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel terus lakukan sejumlah terobosan dalam rangka peningkatan kapasitas bagi para anggota koperasi. Caranya dengan mengikuti perkembangan digital guna mengikuti perkembangan pasar.

Nah, baru-baru ini dilakukan seminar yang membahas persoalan tersebut7. Mengusung tema Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0″ di Remaja Kuring, Serpong, Tangsel, awal bulan lalu.

Menurut Kepala Bidang Promosi dan Peningkatan UMKN Anafizal ,kegiatan ini digelar dalam rangka peningkatan mutu koperasi.

“Kegiatan ini dimaksud dalam upaya merubah mindset penggerak koperasi dalam menghadapi era reformasi industri 4.0. Dimana ada inovasi untuk menata industri agar sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan,” beber Rizal.

Tujuannya agar koperasi Tangsel mampu beradaptasi dan bertransformasi menghadapi lingkungan dinamis.  Juga bisa membangun karakter, kreatif dan inovatif bagi insan penggerak koperasi.

Peserta berasal dari pengurus koperasi yang ada di Tangsel. Kami berharap peserta yang hadir bisa memanfaatkan kegiatan ini. Mudah-mudahan dapat menjadi acuan dalam rangka pengembangan dan penguatan koperasi.

Kepala Dinkop dan UKM Kota Tangsel Dahlia Nadeak mengungkapkan, adanya seminar soal koperasi penting karena menyangkut soal teknologi. Dimana era digital kini menjadi sebuah keharusan jika tak ingin tertinggal dengan yang lain. Termasuk juga soal perkembangan koperasi yang harus mengikuti zaman.

Setelah diskusi ini diharapkan anggota koperasi bisa juga ikut perkembangan zaman agar bisa terus tumbuh. Ini sangat penting karena teknologi terus berkembang. Jadi bila tidak mengikutinya khawatir akan semakin ditinggalkan.

“Nah ini yang harus terus didorong. Anggota koperasi jangan gagap teknologi. Kalau sudah ngerti teknologi kan banyak yang diuntungkan,” ungkapnya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa Kota Tangsel memiliki 1.6 juta penduduk yang diisi oleh usia produktif dengan daya beli diatas rata-rata. Sebagian besar dari mereka bekerja di sektor tersier.

“Konsep ekonomi khususnya Tangsel sudah tidak lagi secara manual dan bergerak dengan cara konvensional, tapi kita harus bergerak maju yaitu industri 4.0 yang tandanya bagaimana ekonomi digital dan cyber harus dipahami,” jelas Benyamin.

Maka itu, penting agar masyarakat juga bisa paham soal teknologi. Minimal bisa mengikuti perkembangannya agar dapat memetik manfaat dari teknologi itu sendiri. Menurut Benyamin dengan ikut sama mode teknologi sekarang selain peningkatan kapasitas SDM juga bisa meraup dari segi ekonomi. “ Ini yang harus terus didorong agar warga Tangsel dapat memanfaatkan industry 4.0,” ujarnya. (adv)

Share this...
Print this page
Print