Balikin Formulir Jelang Tengah Malam, Aldrin Mau Fokus Peningkatan SDM

oleh -

Bakal calon walikota Tangsel Aldrin Ramadian mengembalikan formulir pendaftaran di PDIP, jelang tengah malam, Selasa (17/9).

Aldrin merupakan bakal calon yang mengembalikan formulir paling terakhir, dua jam jelang penutupan batas waktu yang ditentukan DPC PDIP.

Tercatat ada 19 bakal calon yang mengembalikan formulir dari 20 yang mendaftar. Nama-nama beken seperti Wakil Walikota Benyamin Davnie, Sekda Kota Tangsel Muhamad, mantan Ketua Kadin Kemal Pasha, aktivis ICW Ade Irawan hingga dosen Universitas Pamulang Suhendar sudah lebih dulu mengembalikan formulir.

Saat menyambangi kantor DPC PDIP di ruko Arcade, Serpong Utara, Aldrin ditemani juru bicaranya Soni Madjid.

Tak ada simpatisan ataupun pendukung yang mengawal adik kandung Walikota Airin Rachmi Diany ini.

Menggunakan kemeja berwarna cerah bersepatu kets, Aldrin terlihat santai. Dengan langkah percaya diri alumnus sebuah universitas di Rusia ini langsung masuk kantor yang tidak terlalu besar tersebut.

Ia pun mengeluarkan sejumlah berkas yang sudah disusun rapih. Tak butuh waktu lama, penyerahan berkas langsung diberikan kepada ketua panitia penjaringan Suhari Wicaksono.

Selepas itu ia dikerubungi awak media yang memang sudah menunggunya. Soalnya sejak sore hari Aldrin bakal mengembalikan berkas. Namun, jelang penutupan wajahnya baru kelihatan.

Ia mengaku baru datang malam-malam karena ijasahnya baru datang dari Bandung. Jadi agak telat karena kena macet.

Wawancara dengannya juga tak pernah lepas dari pertanyaan soal dukungan keluarga. Terutama sang kakak, Airin. Untuk soal ini, ia mengaku sudah berbicara keinginannya untuk maju.

Begitupun dukungan orangtuanya yang diklaimnya sudah diberi restu. Untuk sang kakak, kata dia, juga sama. Ada dukungan tetapi harus bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat.

Ia lalu menyampaikan kedatangannya sebagai bukti keseriusan untuk ikut berlaga sebagai kontestan di pilkada tahun depan tersebut.

Namun, ia menjelaskan keinginan dalam pilkada ini lebih kepada perbaikan di Kota Tangsel agar semakin baik.

“Perlu saya tekankan ya, maunya Tangsel lebih baik lagi. Sekarang sudah baik. Tapi ingin bagus menjadi kota modern, cerdas, religius,” katanya.

Dirinya mengungkapkan ada beberapa program unggulan dalam visi dan misinya. Terutama soal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menurutnya sebagai senjata utama guna menghadapi persaingan yang kian ketat.

“Kenapa saya ingin SDM harus bagus karena kunci pembangunan sebuah kota terletak di sumber dayanya. Jika kualitas itu mumpuni kota akan berkembang,” ujarnya.

Lalu bagaimana mewujudkannya SDM mumpuni, Aldrin menjawab dengan memperbanyak pelatihan-pelatihan. Harapannya kalau pelatihan dilakukan secara terstruktur bakal lahir SDM berkualitas.

“Makanya saya tekankan SDM harus diperbaiki. Jika itu bisa terlaksana dengan baik tentunya program yang ada bakal berjalan sukses,” ujarnya. (dawson)

Share this...
Print this page
Print