Disperindag Gelar Sosialisasi Pedagang Pasar Modern dan Tradisional

oleh -

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel mengadakan sosialisasi pedagang pasar modern dan tradisional. Sosialiasi ini membahas semua hal terkait aturan soal pasar, inflasi, ekonomi, hingga aplikasi pantau harga.

Nah, yang terakhir membahas aplikasi pantau harga berisi tentang harga kebutuhan bahan pokok yang paling terkini. Ini penting disosialisasikan agar pedagang di pasar modern ataupun tradisional bisa tahu harga kebutuhan bahan pokok secara real time. Jika mereka sudah paham tentunya mencegah terjadi informasi yang keliru soal harga kebutuhan bahan pokok.

Kasi Pengawasan Barang dan Perlindungan Konsumen Disperindag Kota Tangsel Abdurrahman mengatakan, diadakannya sosialiasi terhadap pedagang pasar modern dan tradisional agar mereka tahu tentang program dari pemerintah kota. Apalagi yang menyangkut soal aplikasi pantau harga penting untuk disosialisasikan karena masih banyak pedagang belum paham.

Bila mereka sudah mengerti tentunya bisa mengajari ke pedagang lainnya yang belum paham. Sehingga akan tercipta konektivitas yang berujung pada sosialiasi aplikasi pantau harga.

“Sangat penting bagi pedagang pasar tradisional ataupun modern untuk menggunakan aplikasi pantau harga ini. Apalagi aplikasi sudah diluncurkan setahun terakhir. Jadi sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Abdurrahman menjelaskan dengan adanya sosialiasi juga, pedagang diharapkan tahu secara detail tentang program apa saja yang ada dalam aplikasi tersebut. Nah, aplikasi ini juga menginformasikan tentang harga kebutuhan bahan pokok secara terkini dan terbaru. Semua harga paling baru. Jadi kevalidannya tidak diragukan lagi karena berdasarkan harga konkret dari sejumlah pasar, baik tradisional maupun tradisional di Kota Tangsel.

“Nah, dengan mengetahui serta menggunakan aplikasi ini tentunya sangat bermanfaat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Tangsel drg Maya Mardiana menjelaskan, aplikasi ini menyediakan informasi harga komoditi yang mudah, akurat, dan reliable. Yang akan ditampilkan dalam aplikasi ini 21 komoditi barang kebutuhan pokok dengan 35 varian.

“Pada 2017 kita masih menggunakan sistem manual yang dipantau tiga pasar. Untuk tahun ini dengan enam pasar yang menjual 21 komoditi dengan 35 varian. Sekarang, bisa lewat online,” jelasnya.

Pemantauan enam pasar yang ada akan dilakukan oleh surveyor . Setelah itu data dikirim secara online kepada tim verifikasi dan harga kebutuhan pokok bisa diumumkan.

“Kriteria responden atau pedagang yang ditanyai mengenai harga pedagang pasar tradisional yang tetap dan tidak berpindah-pindah, yang menjual 21 komoditi dan bisa dipercaya masyarakat,” sebutnya. (adv)

Share this...
Print this page
Print