Untuk Kepentingan Umum

DPC PDIP Harapkan PMP Jadi Muatan Lokal di Kota Tangerang

5

Diskusi: DPC PDIP Kota Tangerang mengelar diskusi kepemudaan menjelang haru sumpah pemuda ke 91, Minggu (27/10/2019). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah menyebarnya paham radikalisme di kalangan pemuda. 

 

TANGERANG – Tingginya potensi ancaman radikalisme pada generasi muda disorot Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Tangerang. Partai banteng moncong putih itu pun mendorong pemerintah pusat dan daerah kembali menggalakkan pendidikan pendidikan moral pancasila (PMP) dan budi pekerti di linggungan sekolah dasar hingga menengah.

 

Hal itu terungkap saat diskusi kepemudaan menyambut hari sumpah pemuda dengan tema peran dan tantangan pemuda dalam menghadapi ancaman radikalisme yang yang digagas DPC PDIP Kota Tangerang, Minggu (27/10/2019).

 

Ketua DPC PDIP Kota Gatot Wibowo menjelaskan, saat ini angka intoleran di Banten mecapai 0,51%. Jumlah tersebut menduduki posisi kedua setelah Aceh. “Pemerintah daerah harus kembali menggalakkan PMP dan sosialisasi kebanggsaan agar generasi muda paham akan nilai dan kandungan dari pancasila. ” ucapnya.

 

Menurutnya, pendidikan mengenai pemahaman  kebangsaan harus diaplikasikan hingga tingkat pendidikan tinggi dan menjadi muatan lokal. Terlebih berdasarkan hasil survey banyak yang kedapatan terpapar paham radikalisme. “Disinilah peran pemerintah daerah dibutuhkan untuk menggalakkan wawasan kebangsaan dan pancasila,” pungkasnya. (Panda)

 

You might also like

Comments are closed.