Lagi, Konsumen Rumah Surgaku Lakukan Akad

oleh -

 

TANGERANG – Sebanyak 500 konsumen Rumahku Surgaku di perumahan Samawa Village Sepatan Timur, Cluster Raudhatul Jannah Mekarsari Rajeg, Bumi Samawa Residence Sukasari Rajeg Tangerang, Alkautsar Moslim City dan Sangiang Islamic Village melakukan Akad Istishna Akbar di Ballroom Hotel Horison Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, Sabtu (27/10/2019).

 

Salah seorang konsumen Nur Indaini asal Tanah Tinggi Kota Tangerang menjelaskan, alasannya tertarik terhadap tawaran kredit rumah tanpa riba ini disebabkan Adanya tawaran kredit rumah tanpa riba dari Rumahku Surgaku terjangkau sesuai pendapatannya.

 

“Persyaratannya ga bikin ribet. Gampang banget. Harga kredit bulannya juga terjangkau dan tanpa bunga. Cicilannya juga tetep, ga berubah,” jelas Iin yang mengambil kredit rumah di Alkautsar Moslim City di sela-sela Akad Istishna bersama 500 konsumen Rumahku Surgaku.

 

Ketua Perwiranusa Syariah, Arief Suryo Handoko mengungkapkan, pihaknya mengendepankan konsep syariah dalam menyediakan kebutuhan papan masyarakat ini. Kini banyak perumahan yang mengembangkan syariah

 

Dikatakan Arief Suryo Handoko, banyak program Rumahku Surgaku yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat.

 

Disebutkannya Rumahku Surgaku kini tengah membangun perumahan di Banten, Jawa Barat, Bengkulu, Sumatera Barat dan Kalimantan.

 

“Kami mendukung sepenuhnya Program dari Rumahku Surgaku yang memberikan kredit tanpa riba,” papar Arief Suryo Handoko.

 

Sementara itu Deri Suandi, CEO Rumahku Surgaku menjabarkan akad kredit konvensional adalah jebakan riba. Deri bertekad untuk terus berjuang melepaskan kehidupan masyarakat dari jebakan riba.

 

“Tanpa riba itu bukan berarti kita bodoh. Kita hidup tanpa riba bukan berarti kita susah. Kita creat kehidupan baru tanpa riba. Akan sangat tenteram bila kita tanpa riba,” papar Deri Suandi.

 

Ia mengajak masyarakat untuk melepas riba, bertobat dan berhijrah. Deri juga akan mengembangkan ekonomi mikro berbasis syariah di perumahan Rumahku Surgaku.

Share this...
Print this page
Print