Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Honor Naik, Tenaga Pengajar Sumringah

TANGERANG – Momen HUT Kota Tangerang ke 27 membawa kabahagiaan tersendiri bagi seluruh tenaga pengajar di Kota Tangerang. Pasalnya, tunjangan untuk seluruh tenaga pengajar dinaikkan oleh Pemkot Tangerang.

 

 

Sahrul Sarifudin,  Guru SDN Larangan Selatan 1 mengapresiasi kebijakan tersebut. Ia berharap, stimulus tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para guru. “Terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah memberikan perhatian bagi tenaga pengajar,” ucapnya ketika dihubungi, Rabu (26/2/2020).

 

Sekadar diketahui, honor tenga pengajar naik dari tahun lalu sebesar Rp 3.171.600 per bulan dengan skema perhitungan Rp.19.700 per jam dikalikan 32 jam mengajar per minggunya.

 

Kemudian dikali empat minggu dalam sebulan, totalnya Rp.2.521.600. Ditambah insentif Rp. 650.000 per bulan. Jadi total yang diterima guru sebesar Rp. 3.171.600 dalam sebulan.

 

Sedangkan tahun ini naik menjadi Rp. 3.264.000 dengan skema per jam dibayar Rp. 25.500 dikali 32 jam mengajar dalam sepekan dan dikalikan empat pekan dalam sebulan. Jadi total pendapatan dalam sebulan Rp. 3.264.000.

 

Data yang diperoleh, jumlah guru honorer SD se-Kota Tangerang tercatat ada 3.111 orang ditambah operator sebanyak 517 orang. Sedangkan untuk guru honorer tingkat SMP ada 364 pegawai dengan operator sebanyak 31 orang.

 

 

Kenaikan pendapatan juga dialami guru honorer tingkat SMP. Saat ini pendapatannya sebesar Rp. 3.852.800 dengan skema Rp 30.100 per jam mengajar dikalikan 32 jam per pekan kemudian dikalikan 4 pekan dalam sebulan total Rp. 3.852.800 setiap sebulan.

 

 

 

Nia Kurniasih, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap, dengan ditingkatkannya kesejahteraan, para guru bisa semakin fokus mengajar. “Terutama dalam kegiatan belajar dan mengajar, jadi tidak lagi terganggu urusan dapur,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Leave a comment