Untuk Kepentingan Umum

Bang Ben Ancam Tutup Sekolah yang Tatap Muka

40

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan memberikan sanksi kepada sekolah yang mengadakan pembelajaran tatap muka.

Aturan tersebut berlaku hingga kota berjuluk Cerdas Modern dan Religius (Cimore) memasuki zona hijau penyebaran Covid 19.

“Sanksinya kalau di Peraturan Walikota itu administrasi. Mulai teguran lisan, tertulis, kalau kemudian parah dan menjadi klaster ya kita tutup, ancamannya seperti itu. Makanya harus dijamin mereka menerapkan protokol Kesehatan. Terutama yang swasta ya, kalau sekolah negeri kan kita daring semua,” kata Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat ditemui di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Rabu (15/7/2020).

Seperti diketahui, selama masa pandemi ini Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) di Tangsel dilakukan secara online untuk mencegah penyebaran Covid 19.
Ketidaksediaan perangkat pendukung seperti Handphone, komputer serta jaringan internet menjadi kendala untuk proses KBM yang dilakukan secara jarak jauh.

Menyikapi hal tersebut, Benyamin mengungkapkan, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel sedang mencari solusi untuk memudahkan peserta didik belajar secara daring.

“Itulah seninya belajar online, jadi ini sedang dibahas oleh dinas Pendidikan. apakah akan ada sistem peminjaman teknologi komunikasinya, apakah dibeli oleh Pemda nanti dipinjamkan ke orang tua, atau nanti membantu pulsanya, itu sedang dibahas,” ungkapnya.

Selain itu Benyamin menuturkan, Dindikbud Tangsel juga sedang mencari cara proses KBM untuk jenjang Pendidikan tingkat Taman kanak-kanak (TK) dan juga Pendidikan Anak Usia Dini (Paud).
Sebab kata dia, pada tingkatan Pendidikan tersebut tidak mungkin dilakukan secara daring.

“TK dan Paud ga mungkin kan daring. Itu juga sedang dibahas, antara lain solusinya kelompok belajarnya dibikin lebih kecil lagi dan belajar di rumah salah satu orang tua murid secara bergiliran. Biasanya dalam satu kelompok belajar 20 orang, nah ini dibikin 10 atau 5 orang deh. Sekarang ini inovasinya harus keluar,” tandasnya. (ari)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...