Untuk Kepentingan Umum

Waduh, Sebanyak 17% Aset PLN di Banten Belum Tersertifikasi

PLN dan BPN Banten Sepakati Kerjasama Sertifikasi Aset

 

 

SERANG -Sebanyak 17% aset milik PT PLN (Persero) di Banten belum tersertifikasi. Hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan plat merah tersebut untuk menjaga asetnya.

 

Hal tersebut terungkap saat penandatanganan

kerjasama antara PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten dalam upaya sertifikasi aset.

 

Kesepakatan ini dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama antara PLN Unit Induk Distribusi Banten dengan 7 Kantor Pertanahan Kota/Kabupaten se-Banten pada Selasa (21/07/2020) di Serang, Banten. Kerjasama meliputi percepatan proses sertifikasi aset, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, dan penyelesaian permasalahan pertanahan.

 

 

Senior Manager SDMU PT PLN (Persero) Lala Arief Fadila mengatakan, tujuan penandatanganan perjanjian kerja sama ini adalah mempercepat proses sertifikasi aset, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, dan penyelesaian permasalahan pertanahan dan juga sebagai langkah guna mempercepat pengamanan aset PLN. “Saat ini ada sekitar 17 persen aset PLN yang belum tersertifikasi. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terkait aset dan memitigasi resiko bisnis yang dijalankan PLN terutama terkait dengan permasalahan pertanahan,” ujar Lala Arief Fadilla.

 

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PLN dan BPN Provinsi Banten merupakan harmonisasi antara PLN dan stakeholder-nya sebagai upaya untuk mendayagunakan aset perusahaan dalam mendukung program kelistrikan di Provinsi Banten. Kegiatan ini turut dihadiri pejabat PLN, di antaranya adalah Senior Manager SDMU, Lala Arief Fadila, Manager PLN UP3 Banten Utara Sugeng Widodo, Manager PLN UP2K Deri Prasetyo serta Kepala Kantor Wilayah BPN Banten, Andi Tenri Abeng dan 7 Kepala Kantor Pertanahan Kota dan Kabupaten se-Banten.

 

 

 

 

 

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng turut hadir dan menyaksikan penandatanganan kerjasama antara PLN dan BPN terkait sertifikasi aset ini. Dalam sambutannya, Andi Tenri Abeng mengapresiasi ditandatanganinya kerjasama ini yang sejalan dengan komitmen BPN dalam sertifikasi tanah di Indonesia. “Selamat atas ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini yang merupakan langkah baik untuk mempercepat proses sertifikasi tanah aset PLN”, ungkap Andi Tenri Abeng usai penandatanganan.

 

Ternri berharap agr kerjasama ini bisa segera ditindaklanjuti dengan aksi yang nyata untuk mempercepat proses sertifikasi. “Saya berharap agar kegiatan tidak berhenti di sini, kita perlu lakukan tindakan dan langkah-langkah nyata ke depan agar proses sertifikasi ini bisa segera diselesaikan 100 persen. Untuk itu kita perlu terus berkomunikasi dan lakukan FGD (focus group discussion) untuk segera dindaklanjuti ”, pungkasnya.

 

 

Golkar Kota Tangerang
Berita Lainnya
Leave a comment