Untuk Kepentingan Umum

Tembus 60 Kasus Covid 19 Perhari, Airin Diminta Fokus Penanganan Bukan Pemenangan

13

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany diminta lebih fokus menangani penyebaran Covid 19.

 

Pasalnya, penyebaran virus corona di kota berjuluk Cerdas Modern dan Religius (CMORE) tersebut tembus hingga 60 kasus perhari.

 

“Tangsel kembali memperpanjang PSBB sampai 19 November 2020. Dan sabtu (24/10/2020) kemarin kembali pecah rekor dengan jumlah 60 Kasus perhari. Ini tentu sangat mengkhawatirkan kita sebagai Masyarakat,” kata Anggota Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Syauqi Farhan Mawali dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10/2020).

 

Sebagai pemimpin yang baik, Syauqi mengatakan, Airin harus bisa bertanggung jawab dengan kinerja bawahannya.

 

Sebab kata dia, dalam pemberitaan salah satu media daring, mantan mojang priangan itu malah terkesan menyalahkan jajaran RT RW lantaran dianggap belum maksimal menangani Covid 19.

 

“Pemimpin yang baik itu adalah Pemimpin yang berani ambil tanggung Jawab atas Kesalahan dan kekurangan bawahan, bukan sebaliknya. Saya sangat terkejut di laman Kompas.com Hari Jumat 23 Oktober 2020 ibu Walikota justru terkesan menyalahkan Jajaran RT dan RW. _”Kami aktivitasi satgas Covid-19 sampai dengan level RT/RW. Namun saya evaluasi masih belum maksimal,”

 

“Kalau memang perannya kurang maksimal beri arahan kasih contoh. Regulasi dan anggaran terkait penanganan Covid19 harusnya di manfaatkan dengan benar,” ungkapnya.

 

Pandemi virus corona sudah memasuki bulan ke delapan. Tetapi menurut Syauqi, tidak ada perbaikan dalam penanganan, karena dari Kota dan Kabupaten yang berada di Provinsi Banten, hanya Tangsel yang masih berstatus zona merah.

 

“Wabah ini sudah masuk bulan ke 8 tetapi tidak ada perbaikan dalam penanganan.

Dari 8 Kabupaten/ Kota di Provinsi Banten hanya Tangsel yang masih dalam zona merah,” ujarnya.

 

Selain itu, Syauqi meminta, Pemkot Tangsel harus terus mengupdate informasi terkait pandemi ini.

 

Pasalnya, sumber informasi yang dibuat Pemkot lamban diperbaharui.

 

“Website lawancovid19.tangerangselatan.co.id harus terus di Update ini sudah 2 bulan kalau saya buka web tersebut gambar peta sebaran tidak ada perubahan, yang merah hanya 3 Kelurahan selebihnya hijau dan kuning. Begitupun kalau buka Instagram @Humaskotatangsel lebih dominan warna hijau Tosca ketimbang informasi terkait Covid 19,” tuturnya.

 

Untuk itu, Syauqi meminta, di akhir masa jabatannya Airin lebih fokus terhadap kesehatan masyarakat, bukan malah fokus dalam pemenangan Pilkada saja.

 

“Saya hanya mengingatkan Ibu Walikota di penghujung masa kepemimpinannya Harus lebih fokus terhadap kesehatan masyarakat, bukan fokus dalam upaya pemenangan saja,” tandasnya.(ari)

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...