Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Izin Cuti Habis, Bang Ben Diminta Tak Manfaatkan Jabatan

Ketua harian DPC Demokrat Kota Tangsel Zulham Firdaus meminta Benyamin Davnie bersikap ksatria menambah masa cuti keikutsertaannya pada kontestasi Pilkada 2020.

 

Hal itu, kata Zulham untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang calon Walikota nomor urut tiga tersebut ketika kembali menjalankan tugasnya sebagai Wakil Walikota.

 

 

“Kembali lagi kepada penyelenggara yah dan pengawasan. Harusnya Benyamin Davnie bersikap sebagai seorang ksatria. Sebetulnya, kalau mau diperpanjang masa cutinya satu atau dua minggu kedepan,” kata Zulham saat dihubungi Respublika.id, Sabtu (5/12/2020).

 

Zulham mengungkapkan menyayangkan berakhirnya masa cuti petahan tiga hari sebelum pencoblosan 9 Desember nanti.

 

Sebab kata dia, dengan kembalinya Benyamin menjalankan tugasnya sebagai Wakil Walikota dikhawatirkan dianggap dapat menguntungkan petahana.

 

“Karena politik itu hitungan menit bisa berbuat macam macam hal ya. Jadi sangat disayangkan waktu cuti sebelum pencoblosan sudah habis. Yaa namanya kekuasaan itu kan mempunyai kemampuan dalam semua sektor ya, secara logika ga mungkin tidak menggunakan wewenangnya ya,” ungkapnya.

 

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran Pilkada, Zulham menyarankan Bawaslu untuk bertindak tegas dan bekerja lebih ekstra dalam menjalankan fungsinya.

 

 

“Saran saya, Bawaslu harus lebih tegas lagi, apalagi di masa tenang ini. Bawaslu harus ekstra menjalan tugasnya, karena tugas Bawaslu memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi, baik dikalangan birokrasi, tim sukses dan lainnya,” pungkas Zulham.

 

Dihubungi terpisah, Juru Bicara tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut satu Muhamad – Rahayu Saraswati, Drajat Sumarsono mengatakan, kembalinya bertugasnya Benyamin Davnie sebagai Wakil Walikota Tangsel diminta untuk mengikuti regulasi yang telah ditetapkan.

 

Jangan sampai, kata Drajat, sebagai petahana, pria yang akrab disapa Bang Ben itu menyalahgunakan wewenangnya yang akan berakibat merugikan dirinya sebagai kontestan Pilkada.

 

 

“Yang paling penting jangan menyalahgunakan jabatan sebagai Wakil Walikota. Kedua hindari pertemuan-pertemuan dalam rangka sosialisasi bentuk apapun yang memanfaatkan jabatan dan pengerahan massa, karena itu menjadi rawan kalau dilakukan. ketiga, ikuti aturan dan regulasi yang ditetapkan KPU, karena sudah masa tenang,” kata Drajat.

 

Sebagai lawan politik,Drajat mengaku tetap berprasangka baik, bahwa Benyamin dapat menjalankan jabatannya dengan benar.

 

Kendati begitu, Drajat mengatakan, pihaknya tetap mengawasi tugas yang diemban Bang Ben selapas cuti.

 

“Kami tetap berprasangka baik, bahwa beliau dapat menjalankan tugasnya dengan benar, tapi kami juga bersama elemen-elemen lain tetap mengawasi hingga tiga hari kedepan,” tandas Drajat. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment